in

Pimpin Pembukaan MPLS 2025, Ini Pesan Bupati Kendal

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari saat memimpin apel sekaligus membuka acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Weleri, Senin (14/7/2025).

HALO KENDAL – Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dari jenjang PAUD hingga SMA dilaksanakan serentak, pada Senin (14/7/2025). Kegiatan yang berlangsung selama lima hari hingga 18 Juli 2025 tersebut berorientasi pada penguatan karakter murid dan perwujudan pendidikan yang bermutu.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, berkesempatan memimpin apel sekaligus membuka acara Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Weleri.

Bupati mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Keluarga Besar SMA Negeri 1 Weleri, dan segenap pihak yang mendukung dilaksanakan rangkaian kegiatan MPLS.

Menurutnya MPLS merupakan masa bagi para siswa baru mengenal sarana prasarana sekolah, program sekolah, pembinaan awal budaya sekolah, dan pengenalan cara belajar yang efektif, yang bertujuan membantu mempercepat proses beradapatasi dengan lingkungan sekolah yang baru.

“Tentunya pada kegiatan ini saya juga memastikan bahwa kegiatan ini bisa berjalan dengan baik, dan memastikan para siswa baru merasa aman dan nyaman mengikuti acara MPLS, sehingga segera bisa beradapatasi dengan lingkungan baru dan bisa belajar dengan baik,” tutur Bupati Kendal.

Dirinya berharap, supaya para peserta didik baru ini bisa mengikuti kegiatan MPLS dengan baik, sehingga harapannya menjadi anak yang cerdas untuk bisa meraih prestasi, dan menjadi generasi harapan bangsa yang dapat membanggakan orang tua, bangsa dan negara.

Lebih lanjut, Bupati Kendal juga menyampaikan, dalam kegiatan ini juga dilaksanakan perekaman KTP-Elektronik, program jemput bola ke sekolah-sekolah sebagai upaya untuk memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

“Harapannya dengan dilakukan jemput bola yang dilakukan oleh Dispendukcapil Kendal, traget perekaman KTP-Elektronik di Kabupaten Kendal segera bisa rampung dikerjakan sesuai harapan,” tutur Bupati Kendal.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Weleri, Moh Dulsalam mengucapkan terima kasih kepada Bupati Kendal yang hadir untuk membuka langsung kegiatan MPLS di SMA 1 Weleri.

Dirinya menyebut program jemput bola perekaman KTP-Elektronik dan IKD yang dilakukan oleh Dispendukcapil Kendal sangat bermanfaat dan membatu para siswa yang sudah cukup umur untuk membuat KTP.

“Tentunya program ini sangat membantu para siswa di SMA Negeri 1 Weleri, karena para siswa yang berusia 17 tahun tidak perlu datang untuk mengurus KTP ke Kantor Dispendukcapil, namun pihak pemerintah yang datang melakukan perekaman di sekolah,” kata Dulsalam.

Kepala Dispendukcapil Kendal, Ratna Mustikaningsih menjelaskan, bahwa jumlah Wajib KTP pemula pada tahun 2025 ini ada 16.441 orang, yang sudah dilakukan perekaman sebanyak 6.165 orang, dan yang belum rekam sebanyak 10.276 orang. Sedangkan untuk Wajib KTP Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang belum rekam ada 8.740 orang, dan untuk SMA Negeri 1 Weleri ada 64 orang.

“Hari ini perekaman KTP-Elektronik dan IKD Dapodik kita lakukan di SMA Negeri 1 Weleri, dan sudah diserahkan langsung oleh Bupati Kendal kepada para siswa,” ujarnya.

Ratna juga menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) dan Pihak Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah, agar perekaman KTP-Elektronik dan IKD Dapodik segera terselesaikan.

Dirinya juga berharap, dalam pelaksanaan ini nantinya dapat diterima dengan baik di sekolah-sekolah, dan anak-anak dapat teredukasi akan pentingnya administrasi kependudukan, karena dengan KTP mereka akan mendapatkan hak penuh sebagai warga negara Indonesia. (HS-06)

1.337 Jemaah Haji Asal Kendal Telah Kembali, Dua Meninggal Dunia di Tanah Suci

Redam Gejolak Harga, Pemprov Jateng Gulirkan Gerakan Pangan Murah di 10 Daerah