HALO KENDAL – Tahun 2023 ini Pemerintah Kabupaten Kendal menitikberatkan kepada ”Peningkatan Kompetensi Sumber Daya Manusia Menjadi Sumber Daya Manusia
Yang Unggul”, dengan tagline “Competitive Kendal”. Hal itu disampaikan Bupati Kendal Dico M Ganinduto saat memimpin Apel Bersama mengawali bulan September 2023 di lingkungan Pemkab Kendal, di Alun-alun Kendal, Senin (4/9/2023).
“Arah kebijakan pembangunan tahun 2023 diprioritaskan pada Optimalisasi SDM di Kabupaten Kendal yang Berdaya Saing, Berkarakter, dan Handal,” ujarnya.
Apel bersama dihadiri, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, Sekda Kendal, Sugiono, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, dan Para Kepala Perangkat Daerah di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Kendal.
Bupati memaparkan, memasuki akhir wulan semester III, terdapat sepuluh dari total 12 program prioritas tahun 2023 yang sudah dan akan dilaksanakan.
Yaitu pembangunan/renovasi Masjid Agung Kendal, pembangunan Gedung Olahraga dan Youth Centre di Stadion Utama Kendal, pembangunan Pasar Weleri 1, pembangunan Ruang Terbuka Hijau Boja, pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kaliwungu, pembangunan Kantor Kecamatan Kaliwungu Selatan, penyempurnaan Gedung Perpustakaan Daerah, rekonstruksi jalan Kalices-Sejomerto, rekonstruksi jalan Ngasinan-Ringinarum, dan rehabilitasi jaringan irigasi di Wonorejo Desa Kedungsuren Kecamatan Kaliwungu Selatan.
“Diharapkan, program prioritas tersebut dapat selesai pada akhir tahun 2023 ini,” tandas Dico.
Selain program prioritas pembangunan Kabupaten Kendal tahun 2023, lanjutnya, terdapat juga program pembangunan yang sudah proses dilaksanakan.
Di Bidang Irigasi, Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Irigasi Primer dan Sekunder pada Daerah Irigasi, yaitu rehabilitasi jaringan irigasi di Gruyung
Desa Pucakwangi Kecamatan Pageruyung.
“Kemudian di bidang air minum, dengan perluasan SPAM jaringan perpipaan di Desa Kediten Kecamatan Plantungan, Desa Plososari Kecamatan Patean, Desa Singorojo Kecamatan Singorojo, Desa Tamanrejo Kecamatan Sukorejo; dan Desa Pekuncen Kecamatan Pegandon,” beber Bupati.
Selanjutnya di bidang Sanitasi, ada pembangunan septic tank individual untuk 50 kepala keluarga (KK) di Desa Sidomakmur Kecamatan Kaliwungu
Selatan dan pembangunan IPAL komunal dan jaringan perpipaan di Desa Pesaren, Trimulyo, Purwosari, dan Desa Tamanrejo Kecamatan Sukorejo.
Berikutnya di bidang jalan, ada rekonstruksi/perbaikan jalan di wilayah Kabupaten Kendal semakin merata. Yaitu jalan Ringinarum – Ngerjo, jalan Caruban – Tejorejo, jalan Curugsewu – Kalices.
“Sehingga jalan yang bagus dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik dan perekonomian masyarakat, demi mewujudkan masyarakat Kendal
yang makin sejahtera,” lanjut Bupati.
Selain itu ada izin Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) / Sertifikat Laik Fungsi (SLF), supaya semakin tertib, serta untuk alat-alat berat agar dipersipakan dalam
mendukung pembangunan infrastruktur.
Selanjutnya, arah kebijakan pembangunan Kabupaten Kendal pada tahun 2024 menitikberatkan krpada “Perwujudan Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif, Efisien, Bersih, Transparan dan Akuntable”, dengan konsep “Kendal Smart City”.
Isu strategis dan program prioritas pembangunan Kabupaten Kendal tahun 2024, lanjut Bupati, adalah pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dengan mendorong tumbuhnya Usaha Kecil Menengah (UKM) / Industri Kecil Menengah (IKM), BUMDes, pertanian dan pengembangan destinasi wisata, peningkatan kualitas dan cakupan layanan kesehatan dan pendidikan melalui pemanfaatan teknologi informasi terkini, daya saing SDM yang handal dan berkarakter dalam menghadapi era industri 4.0.
“Berikutnya, pembangunan infrastruktur yang berkualitas dan berkelanjutan dengan memperhatikan kelestarian lingkungan dan perubahan iklim, pemerataan infrastruktur dengan berbasis peningkatan konektivitas wilayah pendukung perekonomian, tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, akuntabel dan melayani, penciptaan stabilitas dan kondusivitas wilayah melalui relasi seimbang antar berbagai komponen masyarakat dan stakeholder pembangunan,” papar Bupati.
Disamping isu strategis dan program prioritas tersebut, Pemkab. Kendal juga melaksanakan pembangunan yang bersifat mainstreaming. Yaitu pembangunan gender, stunting dan kemiskinan. Isu stunting juga harus dilaksanakan semua Perangkat Daerah berkolaborasi dengan Desa (melalui Dana Desa) maupun stakeholder lain, sebagaimana rencana aksi penanggulangan stunting.
“Untuk itu, saudara-saudara semua seluruh jajaran birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kendal, Mari kita bersama-sama bekerja membangun Kendal yang kita cintai agar tercapai cita-cita Kendal Handal, Unggul, Makmur dan Berkeadilan. Tingkatkan inovasi dan terobosan dalam bekerja, serta berlomba-lomba untuk memberikan yang terbaik bagi daerah, bangsa dan negara,” pungkas Bupati. (HS-06).