in

Pilwakot Semarang 2024: Gerindra Belum Tentukan Sikap

Joko Santoso.

HALO SEMARANG – Jelang Pilwakot Semarang 2024 yang akan dilaksanakan November mendatang, Partai Gerindra hingga kini belum menentukan arah koalisi untuk. Meski partai berlambang kepala burung garuda itu telah melakukan penjajakan secara tertutup terhadap sejumlah bakal calon, namun Gerindra belum memutuskan untuk mengusung calon atau berkoalisi dengan partai mana pun.

Padahal Gerindra merupakan salah satu partai besar di Kota Semarang, dengan tujuh kursi di DPRD Kota. Posisi Gerindra dinilai banyak kalangan cukup seksi untuk mengusung calon di Pilwakot Semarang 2024.

Ketua Desk Pilkada DPC Partai Gerindra Kota Semarang, Joko Santoso mengatakan, pihaknya baru mendapat arahan dari Ketua DPD Gerindra Jateng, Sudaryono, dalam konsolidasi persiapan Pilkada 2024 di salah satu hotel di Kota Semarang, Kamis (1/8/2024).

“Pada prinsipnya, Partai Gerindra tetap mengambil peran dalam Pilkada Kota Semarang. Apakah (mencalonkan-red) wali kota atau wakil wali kota. Jadi, mengutamakan kader untuk ikut berkontestasi di Pilkada 2024,” jelas Joko, usai konsolidasi.

Menurut Joko, peta politik di Kota Semarang sejauh ini ada tiga poros, yaitu Koalisi Semarang Maju yang telah deklarasi mengusung Yoyok Sukawi, Golkar-PSI yang akan mengusung Dico Ganinduto, dan PDI Perjuangan yang memiliki peluang untuk mengusung calonnya sendiri tanpa koalisi. Sejuah ini, ungkapnya, semua poros masih sama standar komunikasi dengan partainya. Pihaknya belum condong ke salah satu poros.

“Semua poros kita ada komunikasi. Posisi masih sama semua, masih memungkinan di tiga poros itu,” katanya.

Sebelumnya, Gerindra sempat bertemu dengan Dico Ganinduto. Menanggali pertemuan itu, Joko mengatakan, itu merupakan pertemuan komunikasi seperti biasa yang juga pernah dilakukan dengan partai lain. Joko menambahkan, keputusan Gerindra untuk Pilwakot Semarang akan keluar sekira 3 Agustus atau 4 Agustus 2024 mendatang.

“Kami juga melakukan komunikasi dengan Demokrat dan PDIP. Kedalaman komunikasi masih sama,” katanya.

Diketahui, Koalisi Semarang Maju yang telah deklarasi mengusung Yoyok Sukawi ada 20 kursi. Kemudian, Golkar-PSI yang direncanakan mengusung Dico Ganinduto baru 9 kursi. Sementara, PDI Perjuangan memiliki 14 kursi. Secara aturan, PDI Perjuangan bisa berdiri sendiri mengusung pasangan calon.(HS)

Pemasangan Gambar Ahmad Lutfi di Pilgub Jateng Disorot, Begini Tanggapan Bawaslu

PKK Jateng Gandeng Indofood Beri Literasi Cegah Malnutrisi Pada Anak