in

Pilgub Jateng 2024, Kanigoro Network: Ahmad Luthfi-Taj Yasin Masih Unggul dengan Alektabilitas 45,2 Persen

Pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi dan Taj Yasin bersama para pendukungnya.

HALO SEMARANG – Kanigoro Network melakukan survei terhadap pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah yang sudah mendaftarkan diri di KPU, yakni pasangan bakal calon Andika Perkasa-Hendrar Pirhadi dan Ahmad Luthfi-Taj Yasin.

Pendiri Kanigoro Network, Joko Kanigoro mengatakan, survei elektabilitas pada pasangan bakal calon di Pilgub Jawa Tengah ini dilakukan pada 1-6 September 2024 di 35 kabupaten dan Kota di Jawa Tengah.

Joko Kanigoro menerangkan, survei dilakukan menggunakan metode tatap muka melalui teknik pengambilan Simple Random Sampling dan Proporsional atas populasi wilayah, gender tingkat pendidikan, indek pendapatan dan usia responden 17 tahun keatas.

“Sampel sebanyak 1.600 responden di 35 Kabupaten di Jawa Tengah dengan tingkat margin of error plus minus 2,8%. Ini merupakan survei tahap pertama yang dilakukan paska pendaftaran Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah pada tanggal 27 dan 28 Agustus 2024 lalu,” ucap Joko Kanigoro, Senin 9 September 2024.

“Tujuan survei ini untuk mengukur elektabilitas kedua pasangan, setelah resmi diusung oleh partai politik untuk berlaga dalam arena kontestasi elektoral 27 November 2024 mendatang,” sambung Joko Kanigoro.

Joko Kanigoro menuturkan, dari hasil survei yang dilakukan, diketahui pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin lebih unggul dibandingkan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi.

“Pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin unggul dengan elektabilitas 45,2 persen sementara Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi sebesar 37,7 persen dan yang tidak menjawab atau belum menentukan pilihan sebesar 17,1 persen,” terang Joko Kanigoro.

Joko Kanigoro menganalisa, keunggulan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin ini karena kedua nama tokoh tersebut sebelumnya selalu unggul dalam survei-survei terkait Pilgub Jawa Tengah. Selain itu kedua tokoh ini memang sudah jauh-jauh hari dipersiapkan untuk berpasangan meski sempat goyah karena ada wacana nama Kaesang Pangarep yang akan menjadi calon Wakil Gubernur.

“Mendaftarnya pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin pada tanggal 28 Agustus 2024 lalu di KPUD Provinsi Jawa Tengah telah memberikan keyakinan bahwa majunya Ahmad Luthfi dan Taj Yasin memang sudah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari. Artinya persiapan pertarungan elektoral jauh lebih matang ketimbang pasangan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi,” ucap Joko Kanigoro.

Unggul di Pemilih Perempuan, Gen X dan Baby Boomers

Joko Kanigoro menerangkan, jika pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin lebih disukai oleh kelompok usia Gen X dan Baby Boomers. Elektabilitas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin sebesar 68,4%, sedangkan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi sebesar 37,7% dengan kategori pemilih di atas usia 40 tahun.

“Salah satu faktor unggulnya elektabilitas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin karena figur Ahmad Luthfi dinilai dekat dengan Presiden Joko Widodo dan Presiden Terpilih Prabowo Subianto, sehingga akan lebih mudah dalam mengakses pemerintah pusat dalam membangun provinsi Jawa Tengah mendatang,” tutur Joko Kanigoro.

Selain unggul di kalangan usia Gen X dan Baby Boomers, lanjut Joko Kanigoro, pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin unggul di kelompok pemilih perempuan. Joko Kanigoro menerangkan, pemilih perempuan lebih cenderung memilih Ahmad Luthfi dan Taj Yasin dibandingkan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi.

“Ahmad Luthfi dan Taj Yasin lebih disukai oleh kelompok gender perempuan dibanding pasangan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi. Elektabilitas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin sebesar 59,7 persen, sedangkan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi sebesar 40,3% dengan kategori pemilih bergender perempuan,” ungkap Joko Kanigoro.

“Salah satu faktor unggulnya elektabilitas Ahmad Luthfi dan Taj Yasin di kelompok gender perempuan karena figur Ahmad Luthfi dinilai terlihat menyayangi, mencintai, dan mampu memberi waktu yang lebih terhadap anaknya, meskipun seorang diri dalam mengasuh dan membesarkan anak-anaknya. Di samping itu, Ahmad Luthfi dinilai sangat patuh dan taat terhadap ibunya,” lanjut Joko Kanigoro.

Joko Kanigoro menjabarkan, kondisi berbeda terjadi di usia Gen Z atau Zilenial dan Milenial. Pada kelompok usia ini, terang Joko Kanigoro, pasangan Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi justru lebih unggul dibandingkan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin.

“Pada kelompok Zilenial dan Milenial dibanding elektabilitas Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi sebesar 56,2 persen. Sedangkan pasangan Ahmad Luthfi dan Taj Yasin sebesar 43,8% dengan kategori pemilih usia 17 sampai 39 tahun,” urai Joko Kanigoro.

“Salah satu faktor unggulnya elektabilitas Andika Perkasa dan Hendrar Prihadi di kalangan anak muda atau kelompok zilenial dan milenial lebih pada figur Andika Perkasa sebagai tokoh nasional dan mantan Panglima TNI yang sudah dikenal oleh kalangan publik yang lebih luas,” tutup Joko Kanigoro.(HS)

Bersiap Hadapi Musim Hujan, DPU Kota Semarang Kebut Pengerukan Sedimen Kali Sringin

Belum Lengkap, Ketua DPRD Kendal Sementara Tunda Pembacaan Susunan Pimpinan