HALO BLORA – Sejumlah nasihat disampaikan Bunda (Pramuka) Siaga Kabupaten Blora, Ainia Sholihah, dalam pembukaan Pesta Siaga 2024 tingkat Kabupaten Blora.
Pembukaan Pesta Siaga yang digelar Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Blora tersebut, berlangsung di lapangan SMA Negeri 1 Randublatung Kabupaten Blora, Sabtu (24/2/2024).
Pesta Siaga 2024 Kwarcab Blora, mengusung tema Aktif, Santun, Inovatif, Kreatif (ASIK).
Dalam sambutannya, Bunda Siaga, Ainia Sholihah, berharap peserta Pesta Siaga 2024, akan mampu menjadi duta dan teladan, atas kebiasaan-kebiasaan baik, sebagaimana diikrarkan dalam Dwidarma.
“Nanda-nanda peserta pesta siaga yang saya cintai dan saya banggakan, merupakan sebuah kebanggaan, bahwa saya dapat bertatap muka langsung dengan anak-anak yang terpilih untuk mewakili Kwartir Ranting masing-masing. Dimana tidak semua anak mendapatkan kesempatan ini,” ucap Ainia, seperti dirilis blorakab.go.id.
Dirinya mengaku senang dan bangga, mengetahui bahwa yang menjadi peserta pesta siaga adalah anak-anak yang tidak hanya berprestasi, namun juga berbakti kepada kedua orang tua.
“Selaras dengan itu, saya memiliki harapan besar bahwa nanda sekalian akan mampu menjadi duta dan teladan, atas kebiasaan-kebiasaan baik, sebagaimana Nanda ikrarkan dalam Dwidarma,” jelasnya.
Dwidarma Pramuka, menurut Bunda Ainia, menjadi janji masing-masing anggota pramuka, untuk senantiasa mengamalkan butir-butirnya, yang hendaknya mendorong anak-anak untuk dapat menumbuhkan karakter mulia.
Pertama, patuh kepada ayah dan ibundanya sebagai bentuk bakti, ungkapan rasa terima kasih, dan ungkapan rasa saling menyayangi.
Kedua, hendaknya sebagai Pramuka berprestasi, Nanda mampu menunjukkan sikap kekeluargaan dan persaudaraan, yang diwujudkan dengan sikap saling menghormati, tidak pilih-pilih teman, menghindari perundungan / bullying, dan saling tolong-menolong.
Ketiga, jadikan pesta siaga ini sebagai ajang untuk menempa kemampuan Nanda, menjalin persahabatan dengan teman dari Kwarran lain, sarana untuk menambah pengalaman, serta mengenali bakat dan kemampuan Nanda masing-masing.
Keempat, Nanda juga harus memiliki karakter positif yang kuat, seperti jujur, rela berkorban untuk bangsa dan negara, saling mengasihi, bertakwa, disiplin, sportif, serta berkemauan untuk terus memupuk rasa persatuan dan kesatuan, wawasan kebangsaan, juga kesadaran berbangsa dan bernegara.
Bunda siaga berpesan kepada Nanda, para Peserta Pesta Siaga, supaya berikan penampilan terbaik dalam Pesta Siaga ini, ekspresikan diri semaksimal mungkin.
Mudah-mudahan, lanjutnya, inilah yang akan membawa Nanda menuju kemenangan.
“Jangan pernah terlupa pula, bahwa wajib hukumnya untuk mengedepankan nilai-nilai kejujuran, sportivitas, keadilan, dan kerja sama tim,” tuturnya.
Menang dan kalah adalah bumbu dalam setiap perlombaan, namun kejujuran dan sportifitas adalah makna inti dari perlombaan tersebut.
“Oleh karena itu, berlombalah secara jujur, agar kemenangan yang nanti diraih disertai dengan keberkahan,” ajaknya.
Jadilah generasi unggul penerus bangsa, dengan mental dan karakter berbudi pekerti yang telah ditempa melalui Gerakan Pramuka.
“Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi memang penting, namun diperlukan pembentukan watak positif dan budi pekerti yang baik untuk dapat menjadi generasi unggul dimasa depan,” tegasnya.
Dengan demikian, semoga Nanda dapat menjadi penerus bangsa yang unggul, yang dapat meneruskan kepemimpinan bangsa ini dengan baik di masa depan.
Bunda Siaga Blora mengimbau kepada para juri agar memberikan penilaian secara objektif, sehingga hasil perlombaan dapat memuaskan, dan nantinya sang juara dapat membawa nama baik Blora.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Blora H. Arief Rohman, Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, Dandim 0721/Blora diwakili Kasdim Mayor Inf Bani, Forkopimda Blora lainya, Kepala OPD terkait Kabupaten Blora, Forkopimcam se Kabupaten Blora, Ketua Kwartir Cabang Blora, Para Kepala Sekolah SD/Mi se Kab. Blora, Pengurus Persit KCK Cabang XLII Dim 0721, Bhayangkari Cabang Polres Blora, dan tamu undangan lainnya.
Pembukaan pesta siaga 2024 dimeriahkan tampilan seni tradisional. (HS-08).