in

Pertegas Komitmen Penataan Kota, SMSI Apresiasi Gerak Cepat Wali Kota Cilegon

Wali Kota Cilegon, Robinsar dan Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus, saat meresmikan monumen SMSI di alun-alun Kota Cilegon.

HALO CILEGON – Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Cilegon memberikan apresiasi tinggi kepada Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilegon melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim). Apresiasi diberikan atas langkah cepat dan kepedulian jajaran pemerintah daerah yang melakukan peremajaan tanaman beberapa waktu lalu di sekitar Monumen SMSI.

Peremajaan tanaman berupa penggantian tanaman di sekitar monumen yang berlokasi di alun-alun Kota Cilegon, merupakan bentuk nyata kepedulian dan sinergi dalam menjaga esttetika dan sejarah Pers. Adapun jenis pohon yang ditanam di area monumen adalah pohon bugenfil 3 warna, pohon tabebuya dan pohon asoka.

Ketua SMSI Kota Cilegon, Wawan Kurniadi menyatakan, giat gotong royong yang diinisiasi oleh Disperkim ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga kebersihan, keindahan, dan kelayakan fasilitas publik, khususnya ikon-ikon yang menjadi simbol kemitraan pers dan pemerintah.

“Kami sangat mengapresiasi kinerja Disperkim, serta kepedulian yang ditunjukkan oleh Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota. Di tengah kesibukan dalam pelayanan publik, beliau-beliau masih memberikan perhatian besar terhadap detail penataan estetika kota, termasuk di area Monumen SMSI. Dan Monumen SMSI, saat ini menjadi DTW Kota Cilegon,” ujarnya.

Aksi penggantian tanaman yang dilakukan tidak hanya sekadar meremajakan visual monumen, melainkan juga membangkitkan kembali semangat gotong royong di lingkungan perkotaan. Area sekitar monumen kini tampak lebih segar, rapi, dan representatif sebagai salah satu sudut hijau di Kota Cilegon.

SMSI berharap langkah proaktif dari Disperkim ini dapat terus berlanjut di titik-titik ruang terbuka publik lainnya, guna mewujudkan Cilegon yang tidak hanya maju secara industri, tetapi juga asri dan nyaman bagi warganya.

Selain itu, Wawan juga menyampaikan, terdapat informasi penting yang perlu diketahui masyarakat Kota Cilegon dan pengunjung alun-alun terkait sejarah berdirinya Monumen Serikat Media Siber Indonesia, yaitu simbol sejarah dan kebangkitan media siber nasional yang berdiri di Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Dijelaskan, monumen ini menjadi simbol “Titik Nol” kebangkitan media siber Indonesia. Dari Kota Cilegon, semangat kolaborasi dan profesionalisme media siber dipahatkan sebagai tonggak sejarah perkembangan pers digital di tanah air.

“Monumen yang diresmikan Wali Kota Cilegon, Bapak Haji Robinsar pada 7 Februari 2016, bertepatan dengan Hari Pers Nasional ini menjadi penanda perjalanan organisasi media siber terbesar di dunia, yaitu Serikat Media Siber Indonesia yang lahir dari semangat kolaborasi, profesionalisme, dan komitmen terhadap demokrasi,” jelas Wawan.

Sementara filosofi dan makna arsitektur yang terkandung dari bangunan monumen, yaitu tiga anak tangga pada badan monumen melambangkan bulan kelahiran organisasi. Kemudian tujuh pilar demokrasi pada bagian badan tugu melambangkan tanggal kelahiran. Untuk tahun kelahiran 2017, diwujudkan dengan ketinggian monumen 2,17 meter.

Setelah kepengurusan SMSI resmi terbentuk di 34 Provinsi, kemudian SMSI ditetapkan sebagai konstituen Dewan Pers dengan ketetapan Surat Keputusan Dewan Pers Nomor 22/SK-DP/V/2020 tertanggal 29 Mei 2020. Penetapan ini menegaskan legalitas serta legitimasi SMSI sebagai bagian penting dalam struktur pers nasional.(HS)

Dukung Penggantian Kepala BGN oleh Presiden, Sisca Anggota DPRD Kendal : Supaya Program MBG Lebih Baik