HALO KENDAL – Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kendal, mengadakan kegiatan Pers Gathering di Kabupaten Gunung Kidul, DI Yogyakarta, Jumat – Sabtu (26-27/5/2023).
Dalam acara Diskusi Pers Gathering, di Hotel Santika Gunung Kidul, menghadirkan nara sumber Plt Kepala Dinas Kominfo Kendal, Rini Utami, Kepala Dinas Kominfo Gunung Kidul, Kelik Yuniantoro, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Gunung Kidul, Endar Widodo. Serta dibuka dengan laporan Kabid IKP Ahmad Syahrul Falah.
Dalam sambutannya, Rini Utami mengucapkan terima kasih kepada awak media, atas pemberitaannya selama ini tentang kegitan pemerintahan dan program-program Pemkab Kendal.
Untuk memperkuat hal itu, maka pihaknya mengajak para awak media yang bertugas di wilayah Kendal, untuk studi banding dan studi tiru di Gunung Kidul, terkait apa saja yang telah dicapai dari Pemkab setempat dan program apa saja yang bisa dikerja samakan dengan media.
“Terima kasih kepada teman-teman media yang selama ini telah memberitakan hal-hal yang positif terkait pemerintahan. Sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Kendal dengan media telah terjalin dengan baik selama ini perlu ditingkatkan,” ujar Rini.
“Untuk itu dengan melakukan studi tiru di berbagai daerah, salah satunya di Gunung Kidul ini, kita bisa ngangsu kawruh (mencari ilmu) apa saja yang bisa diterapkan di Kabupaten Kendal, terkait kerja sama antara pemerintah daerah dengan media,” imbuhnya.
Sementara dalam sambutannya, Plt Kepala Dinas kominfo Kabupaten Gunung Kidul, Kelik Yuniantoro menyampaikan, tugas Dinas Kominfo adalah membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan dan tugas pembantuan di bidang komunikasi, informatika, statistik dan persandian.
Sementara kiat humas dalam kemitraan dengan media, yaitu memposisikan Pers sebagai kawan atau mitra pemerintah (Media Relations), memahami dan melayani media, membangun reputasi dan hubungan personal yang baik agar ada kepercayaan, menyediakan bahan materi yang baik (video, foto, data statistik, dsb), bekerja sama dalam penyediaan materi berita (bahan rilis, dialog dan diskusi) dan menyediakan fasilitas untuk konfirmasi.
“Pemerintah daerah sangat membutuhkan media yang berfungsi sebagai alat menyosialisasikan berbagai kebijakan publik dan pelayanan publik. Karena media turut memiliki peran penting dan mendukung dalam pembangunan, yaitu menerima informasi dan menginformasikan ke publik,” imbuhnya.
Salah satu yang bisa diambil manfaatnya, yaitu terkait pemberitaan yang muncul di website resmi Kominfo Gunung Kidul, bukan melulu kegiatan Bupati dan Wakil Bupati saja. Namun juga kegiatan yang lain.
Menurut Kelik, pihaknya menerima berbagai berita, atau terkadang membuat rilis untuk dibagikan kepada awak media di Gunung Kidul.
“Ya tentunya berita yang dikirim, kita saring dulu. Kalau pemberitaannya bagus tentang pemerintahan tentunya kita tayangkan. Namun kalau sifatnya mengkritik akan dikumpulkan dan sebagai bahan masukan untuk kita tindak lanjuti,” ujarnya.
Sedangkan Ketua PWI Gunung Kidul, Endar Widodo menambahkan, selama ini memang sudah terjalin kerja sama pihaknya dengan pemkab setempat.
Namun menurutnya harus ada beberapa yang perlu diperbaiki ke depannya, terutama kejelasan dari sinergitas atau kerja sama tersebut.
“Yang namanya kerja sama kan juga saling saling menguntungkan. Jadi kami berharap juga kepada pemerintah daerah untuk ikut memperhatikan para awak media,” ujar Ewi sapaan akrabnya.(HS)