HALO PEKALONGAN – Beragam kegiatan digelar Pemkab Pekalongan, dalam rangka menyambut HUT Ke-400 Kabupaten Pekalongan. Selain ziarah ke makam leluhur yang telah dilaksanakan belum lama ini, Pemkab Pekalongan juga akan menggelar kirab budaya, Kamis (25/8/2022)
Dalam ziarah ke makam Bupati Pertama Pekalongan, Pangeran Mandurorejo, di Kaliwungu, Kendal, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq didampingi sang suami, Mochtarudin Ashraf Abu.
Ikut serta dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat dan keluarga besar Pemkab Pekalongan, unsur forkompimda, Kepala Kankemenag, Ketua MUI Kabupaten Pekalongan, para kiai, dan ahli waris serta keturunan Pangeran Mandurorejo.
Saat ziarah, bupati dan rombongan memanjatkan doa dan melakukan tabur bunga di makam almarhum Adipati Mandurorejo.
Dalam sambutannya, Bupati Fadia Arafiq, mengatakan ziarah dilakukan secara rutin setiap tahun sebagai rangkaian Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, termasuk Hari Jadi ke-400 tahun ini.
“Saat Hari Jadi Kabupaten Pekalongan, kami selalu hadiir bersama-sama untuk ziarah ke makam pahlawan kita, pahlawan dari Kabupaten Pekalongan,” kata Bupati Fadia, seperti dirilis pekalongankab.go.id.
Dia mengatakan, ziarah ini merupakan wujud rasa hornat dan cinta kepada almarhum Pangeran Mandurorejo, yang merupakan Bupati Pekalongan pertama.
“Ini sebagai wujud rasa hormat, cinta kami, rasa bangga kami terhadap bupati pertama di Kabupaten Pekalongan,” kata Fadia.
Dja berharap ziarah bisa terus dilakukan secara rutin.
“Mudah-mudahan ziarah ini bisa terus kita laksanakan setap tahunnya. Dan bupati pertama kita ini lebih diketahui oleh anak cucu kita. Khususnya anak-anak Kabupaten Pekalongan agar tahh siapa bupati pertama kita,” ujarnya.
Bupati Fadia juga berharap bisa bersama-sama membangun Kabupaten Pekalongan.
“Mudah-mudhaan kita yang masih hidup, pemimpin Kabupaten Pekalongan, bisa bersama-sama, guyub bareng, membangun kabupaten pekalongan menjadi lebih hebat, lebih baik, dan lebih luar biasa,” ucap dia.
Menurutnya, para pemimpin Kabupaten Pekalongan harus meneruskan cita-cita para pendahulu, para bupati sebelumnya.
“Di sinilah kita yang harus meneruskan cita-cita pejuang-pejuang kita, bupati yang sebelamnya, dan kita semua adalah harapan seluruh masyarakat Kabupaten Pskalongan. “Mudah-mudahan kita diberikan kemudahan untuk bisa membangun Kabupaten Pekalongan,” harap dia.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan tali asih dari Pemkab Pekalongan kepada ahli waris dan juru kunci makam Pangeran Mandurorejo.
Kirab Budaya
Dalam rangka memperingati HUT Ke-400 Kabupaten Pekalongan dan peringatan ke-21 kepindahan Ibu Kota Kabupaten Pekalongan, Pemkab Pekalongan juga akan menggelar acara Kirab Budaya, Kamis (25/8/2022).
Dalam kegiatan itu, peserta akan berjalan sepanjang 26 Km dari Pendopo Nusantara, Pekalongan (Pendopo lama Kabupaten Pekalongan) sampai ke Kota Kajen.
‘’Tanggal 25 Agustus biasa diperingati sebagai Hari Jadi Pemerintah Kabupaten Pekalongan, namun Tahun 2022 ini merupakan tahun yang istimewa, karena tahun ini Kabupaten Pekalongan tepat berusia 400 tahun secara administratif,’’ kata Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Pekalongan, Anis Rosidi.
Anis menjelaskan bahwa momentum ini diambil, berdasarkan waktu Sultan Agung mengangkat Pangeran Mandurorejo, sebagai Bupati Pekalongan pertama, pada tahun 1622.
“Ini menjadi momentum awal berdirinya Kabupaten Pekalongan, 400 tahun yang lalu,’’ kata Anis.
Menurut dia, Kirab Budaya yang akan berlangsung pada 25 Agustus 2022 mendatang, merupakan kirab yang sangat fenomenal karena mendapat sambutan yang sangat baik oleh masyarakat Kabupaten Pekalongan dan para sesepuh, mengingat dua tahun belakangan Kabupaten Pekalongan sempat vakum tidak melaksanakan acara serupa karena adanya pandemi Covid-19.
Kirab Budaya akan diikuti Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq beserta rombongan, termasuk seluruh kepala OPD.
Mereka akan menaiki kereta kencana dari Pendopo lama Kabupaten Pekalongan di Jalan Nusantara Kota Pekalongan, yang berjarak sekitar 26 Km.
Adapun rute yang diambil, sama dengan jalan yang dulu pernah dirintis oleh Bupati Amat Antono, saat memindahkan Ibu Kota Kabupaten Pekalongan ke Kota Kajen.
‘’Jadi rute kirabnya nanti akan dimulai dari Pendopo Nusantara, lalu melewati Kecamatan Wiradesa, Bojong, Kedungwuni, Wonopringgo, Karanganyar dan finish di Kota Kajen,’’ ujar Anis.
Lebih lanjut dia menjelaskan, bahwa untuk rangkaian acara kirab budaya, diprediksi akan memakan waktu empat jam, dengan titik pemberhentian atau transit di Desa Jejer Wayang, Kecamatan Bojong dan di Yonif 407 Wonopringgo.
“Di titik-titik berhentinya kirab, Bupati Pekalongan beserta rombongan akan disuguhi pertunjukan kesenian rakyat dari masyarakat setempat.sebagai wujud ‘mengayuh bagyo masyarakat,” jelas Anis.
Anis juga mengatakan bahwa gelar kirab budaya, juga bertujuan untuk meningkatkan spirit Pemkab Pekalongan dan masyarakatnya, untuk bangkit dari keterpurukan pascapandemi Covid-19.
Untuk tema Hari Jadi Kabupaten Pekalongan Tahun 2022 ini, adalah ‘’Kabupaten Pekalongan Setara, Bangkit, Maju Bersama’’.
Dia mengajak semua pihak, untuk turut serta dalam menyukseskan acara Kirab Budaya yang akan dihelat 25 Agustus 2022 tersebut.
‘’Mari kita sukseskan kegiatan ini untuk menjadikan Kabupaten Pekalongan yang lebih baik lagi, menuju Kabupaten Pekalongan Sejahtera, Adil dan Merata,’’ kata dia. (HS-08)