HALO BOYOLALI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali memperingati Nuzulul Qur’an yang turun pada hari ke 17 bulan Ramadan, dengan kegiatan khataman Al-Quran.
Kegiatan ini dipusatkan di Masjid Ageng Kabupaten Boyolali, dengan dihadiri jajaran pejabat di lingkungan Pemkab Boyolali.
Asisten Tata Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Boyolali, Hendrarto Setyo Wibowo dalam laporannya menjelaskan bahwa gelaran Nuzulul Qur’an ini dimaksudkan juga untuk menjalin silaturahmi antar jajaran Pemkab Boyolali.
“Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka upaya mempererat tali silaturahmi serta meningkatkan iman dan taqwa menumbuhkan rasa cinta terhadap Al-Qur’an di kalangan umat Islam,” kata dia, seperti dirilis Boyolali.go.id.
Kegiatan pertama yang dilaksanakan yakni Khataman Al-Quran 30 juz yang dimulai pada pukul 15.30 WIB yang dilakukan satu muslim di setiap perangkat daerah, unsur kyai ulama dan para penghafal Al Qur’an yang tergabung dalam organisasi Jami’yyatul Qurra wal-Huffadz (JQH) sebanyak enam orang, dan santri Pondok Pesantren Al Baabar Dawar Kecamatan Mojosongo sebanyak 90 orang.
Bupati Boyolali, M. Said Hidayat yang berkesempatan hadir menyambut baik dengan adanya kegiatan Khataman Al-Qur’an ini untuk memperingati peristiwa besar umat Islam juga terjadi pada bulan puasa ini.
“Tentunya bagaimana kita memperingati tentang turunnya Al-Quran di muka bumi ini melalui Nabi Muhammad Saw. Ini semua tentunya merupakan petunjuk bagi kita semua dan bagaimana Allah Swt menunjukkan kebesarannya bagi kita semua dengan diturunkannya Al-Quran, diciptakan bumi dan alam sekitar agar kita dapat menjalankan hidup dan hidup yang bermanfaat,” ungkap Bupati Said.
Khataman Al-Qur’an kemudian dilanjutkan dengan siraman rohani yang disampaikan oleh KH. Iqbal Mulyanto yang menyampaikan keutamaan puasa dan peringatan Nuzulul Quran.
Setelah itu, kegiatan ditutup dengan buka puasa bersama dan ibadah salat Maghrib berjamaah. (HS-08)