HALO JEPARA – Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Jepara berhasil menorehkan prestasi cukup gemilang dalam Kejuaraan Provinsi (Kejurprov), 27 sampai 29 Mei 2022.
Dua perenang Kota Ukir, berhasil membawa pulang tiga medali emas, satu perak, dan dua perunggu di kolam renang Jatidiri Semarang.
Cintia Irawati Nastiti, meraih tiga medali emas di nomor gaya dada 50 meter, 100 meter, dan 200 meter. Dia juga berhasil membawa pulang satu medali perunggu di nomor gaya ganti 200 meter.
Adapun satu medali perak, diraih Arya Darmaputra di nomor gaya punggung 50 meter. Sementara satu perunggu lagi didapat dari nomor estafet mix.
Ketua Umum PRSI Jepara, Ajar Tri Raharja mengatakan atlet-atlet peraih medali tersebut merupakan binaan klub renang Gelora Tirta Swimming (GTS), yang diketuai oleh Joko Pramono.
Menurutnya hasil itu masih dapat bertambah, jika satu atlet andalannya bisa dimasukkan. Yakni, Syabilla Rizkia Putri Raharja yang absen karena tengah mengikuti pemusatan pendidikan dan latihan olahraga pelajar.
“Kami tentu akan evaluasi capaian ini bersama tim pelatih Jepara,” ujarnya.
Sebelumnya, pada Kejurprov tahun 2019 PRSI Jepara sukses meraih tujuh medali emas, sembilan perak, dan sembilan perunggu. Capaian itu menjadikan Kota Ukir menempati posisi juara umum ke-3.
Di sisi lain, Ajar juga mengatakan bahwa PRSI di tahun ini akan menghelat gelaran akbar pada 1 — 3 Juli 2022. Yaitu, Krapprov Jateng Piala Bupati Jepara ke IV sekaligus prakualifikasi Porprov Jateng.
“Oleh sebab itu perlu persiapan matang baik segi penyelenggaraan maupun prestasi atlet,” kata dia.
Terkait capaian kali ini, Joko Pramono menambahkan akan meningkatkan kualitas SDM pelatih renang GTS Jepara. Di samping itu, pihaknya pun bakal memasukkan laga kejurprov menjadi agenda tahunan untuk diikuti.
Sementara itu Ketua panitia Krapprov Jateng Piala Bupati Jepara ke IV, Arif Darmawan menuturkan, jika gelaran besar ini akan diikuti oleh seluruh kabupaten di Jawa Tengah. Karena laga tersebut sebagai ajang prakualifikasi Porprov 2023. “Estimasi diikuti 900 — 1000 atlet, dan 2.500 — 3000 pengunjung,” tuturnya. (HS-08)