in

Penyandang Tunanetra Pertuni Kendal Ikuti Jalan Sehat

Keceriaan para anggota Pertuni Kendal mengikuti kegiatan jalan sehat HUT ke-9 Pertuni Kendal, Minggu (12/1/2025).

HALO KENDAL – Sekitar seratus penyandang tunanetra di Kendal, mengikuti kegiatan jalan sehat yang diadakan DPC Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Kendal, Minggu (12/1/2024). Kegiatan merupakan rangkaian peringatan Hari Jadi ke-9 Pertuni Kendal.

Para peserta merupakan anggota Pertuni Kendal, mulai anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Jalan sehat berkeliling kampung sekitar Kantor Sekretariat Pertuni Kendal yang berada di Kota Kendal sepanjang satu kilometer lebih.

Dalam perjalanan, para peserta dipandu para relawan dan keluarga sebagai penunjuk jalan, sehingga perjalanan berjalan lancar. Para peserta jalan sehat tampak gembira, meskipun ada yang tampak kelelahan.

Ketua DPC Pertuni Kendal, Imam Sahrozi mengatakan, kegiatan jalan sehat bertujuan agar para penyandang tunanetra bisa berbaur dengan masyarakat pada umumnya.

Menurutnya, keberadaan para penyandang tunanetra bisa diterima masyarakat dalam bekerja dan beraktivitas dalam meraih harapan hidup yang sejahtera.

“Dengan kegiatan ini, keberadaan Pertuni bisa dilihat masyarakat, sehingga jika ada anggota keluarga yang tunanetra bisa bergabung dengan Pertuni, untuk bersama-sama bergerak untuk mencapai asa, bersama menggapai kesejahteraan,” ujar Imam Sahrozi.

Salah satu peserta, Darina, berharap, Pertuni Kendal sering mengadakan kegiatan lain seperti jalan sehat. Dengan demikian bisa berkumpul dengan sesama teman, untuk bertukar ilmu dan pengalaman.

“Semoga Pertuni semakin maju dan sering mengadakan kegiatan, sehingga bisa berkumpul dan menambah ilmu yang belum dimiliki,” harapnya.

Peringatan Hari Jadi ke-9 Pertuni Kabupaten Kendal juga diisi sarasehan yang diselingi hiburan musik dengan pemain dan penyanyi para anggota Pertuni.

Acara sarasehan dihadiri Ketua Pertuni Pusat dan Provinsi Jawa Tengah, Kepala Dinas Sosial Kendal dan tamu undangan Pengurus Pertuni, serta dari beberapa warga sekitar kantor Pertuni Kendal (HS)

Polda Jateng Akan Bongkar Makam Warga Semarang yang Dilaporkan Meninggal Dianiaya Polisi

Kasus Penusukan Dua Orang di Imam Bonjol Semarang, Pelaku Oknum TNI Diduga Kondisi Mabuk