HALO KENDAL – Dalam rangka pemenuhan hak-hak identitas wajib KTP pemula, Pemerintah Kabupaten Kendal melaksanakan program Dukcapil Goes to School dan Inovasi Program Sweet Seventen Dukcapil Kendal, yang digelar di MAN Kendal, Senin (17/7/2023).
Program dikemas dalam bentuk edukasi kepada anak didik, yang dilanjutkan dengan pelayanan mobile perekaman KTP elektronik bagi para siswa yang telah menginjak usia 17 tahun sekaligus dalam rangka menghadapi pemilu serentak 2024 mendatang.
Selain Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), acara juga melibatkan PT BPR BKK Kendal (Perseroda) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kendal.
Bupati Kendal Dico M Ganinduto menyambut baik dilaksanakannya kegiatan. Menurutnya, ini merupakan salah satu bentuk kepedulian bersama dalam rangka peningkatan capaian kepemilikan dokumen kependudukan.
Selain itu, sebagai upaya edukasi peningkatan pemahaman pentingnya dokumen adminstrasi kependudukan, khususnya bagi generasi milenial (khususnya bagi usia pemula/pelajar), qajib KTP-el dan pemilih pemula dalam rangka mempersiapkan Pemilu 2024.
Kemudian untuk mengembangkan kolaborasi dan jejaring kinerja terhadap membangun nilai tambah kemanfaatan dokumen administrasi kependudukan, dan dalam rangka memenuhi hak-hak penduduk agar memiliki dokumen kependudukan.
“Pemerintah Kabupaten Kendal berkolaborasi dengan Madrasah Aliyah Kendal, PT BPR BKK Kendal, dan KPU, melaksanakan Dukcapil Goes To School dengan tema digitalisasi layanan adminduk untuk pelayanan publik dan Pemilu 2024,” ujar Bupati.
Dico berharap, kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat, khususnya pelajar tentang pentingnya administrasi kependudukan, guna mewujudkan tertib administrasi kependudukan.
“Peningkatan kualitas, mendekatkan layanan dan memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat, sekaligus sosialisasi dan edukasi kepada pelajar. Memberikan layanan rekam KTP-el dari usia 16 tahun keatas dan pencetakan KTP-el saat anak usia 17 tahun sebagai upaya persiapan Pemilu Serentak 2024. Memberikan layanan IKD (Identitas Kependudukan Digital) bagi pelajar dan masyarakat,” beber Bupati.
Sehingga, lanjut Dico, program inovasi Sweet Seventeen Dukcapil, memberikan KTP-el di usia 17 tahun sebagai hadiah dan ucapan ulang tahun dari Pemerintah Kabupaten Kendal.
Melalui program Sweet Seventeen, pada hari ini dirinya mengucapkan selamat ulang tahun kepada 15 siswa MAN Kendal yang bulan Juli ini berulang tahun.
“Semoga kalian diberikan kesehatan, panjang umur, serta jangan lupa terus dan teruslah belajar untuk berprestasi, mengejar impian dan cita-cita kalian, sehingga nantinya dapat menjadi pribadi yang sukses dan dapat membanggakan bagi orangtua, keluarga, daerah dan bangsa Indonesia,” imbuh Bupati.
Dalam kegiatan yang melibatkan stakeholder dari PT BPR BKK Kendal (Perseroda), yang dalam kesempatan memberikan materi terkait Literasi Edukasi Keuangan kepada para siswa, yaitu tabungan SIMPEL atau simpanan pelajar.
Selain itu, juga dibagikan tabungan SIMPEL kepada 15 siswa yang berulang tahun bulan Juli ini dan sudah menginjak usia 17 tahun.
Direktur Utama PT BPR BKK Kendal (Perseroda), Ahmad Mundolin menyampaikan, SIMPEL adalah tabungan untuk siswa dengan persyaratan mudah dan sederhana, serta fitur yang menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan guna mendorong budaya gemar menabung sejak dini.
Dijelaskan, Literasi Keuangan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman kepada siswa, orang tua dan lingkungan sekolah mengenai layanan keuangan khususnya produk tabungan.
Kemudian Inklusi Keuangan, yaitu meningkatkan akses keuangan yang mudah dijangkau, biaya ringan dan fitur yang menarik bagi siswa sekolah.
“Selanjutnya budaya menabung. Untuk menciptakan budaya gemar menabung dan melatih pengelolaan keuangan sejak dini dan asset building, yaitu mengajarkan kepada siswa untuk memiliki dan mengembangkan aset dengan cara menabung,” paparnya. (HS)