HALO KENDAL – Pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kendal, masa bakti 2022-2025, resmi dilantik di salah satu hotel di Kendal, Sabtu (10/9/2022).
Pelantikan 54 pengurus IDI Cabang Kendal dilakukan oleh Ketua IDI Wilayah Jawa Tengah, dr Joko Handoyo, dan dihadiri oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto.
Usai dilantik, dalam sambutannya, Ketua IDI Kendal, dr Budi Mulyono mengatakan, setelah dua tahun bekerja bersama dalam penanganan Covid-19, pekerjaan IDI Kendal ke depan masih banyak bersama Pemkab Kendal.
“Kita masih harus memastikan bahwa Covid-19 sudah tidak ada, dan siap siaga membantu pemerintah. Masih ada penyakit cacar monyet, HIV atau Aids dan masalah stunting, tentu ini harus mendapatkan perhatian bersama,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, dr Budi juga menyampaikan, saat ini anggota IDI Kendal ada 296 dokter. Dari angka tersebut masih banyak yang belum diangkat menjadi Apatatur Sipil Negara (ASN).
“Meski demikian, saya mengajak pengurus IDI untuk bekerja dengan dedikasi tinggi dan profesional sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh semua kalangan masyarakat,” ujarnya.
Sementara terkait masalah penanganan stunting di Kabupaten Kendal, dirinya mengaku dalam waktu dekat akan melakukan konsolidasi dan rapat pengurus terkait penanganan masalah stunting.
“Nantinya akan ada dokter asuh, yang akan mendampingi penderita dan masyarakat dalam penanganan stunting ini,” ujarnya.
Ketua IDI Wilayah Jawa Tengah, dr Joko Handoyo, mengajak IDI Kendal untuk bekerja dengan sepenuh hati, tulus dan ikhlas sebagai jembatan mitra kerja antara dokter dan pemerintah, serta terus mengembangkan diri dan meningkatkan kapasitas.
Untuk itu, dirinya mengingatkan, setelah dilantik ini para pengurus IDI Kendal diharapkan bisa bersinergi dan bekerjasama dengan pemerintah daerah.
“Hal ini dalam mewujudkan cita-cita bersama untuk memberikan dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan pada masyarakat di Kabupaten Kendal,” ujar Joko.
Dirinya juga menegaskan, IDI Kendal tidak dibenarkan membuat program sendiri, tapi program harus selaras dengan program dari Pemerintah Kabupaten Kendal dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kendal.
“Saya ucapkan selamat atas dilantiknya pengurus IDI Cabang Kendal masa bakti 2022-2025. Semoga IDI Cabang Kendal bisa bersinergi dengan pemerintah daerah setempat, dalam memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat,” imbuh dr Joko.
Acara kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen penanganan stunting yang dilakukan oleh Bupati Kendal, Dico M Ganinduto dan Ketua IDI Kendal, dr Budi Mulyono.
Bupati Kendal dalam sambutannya berharap kepada pengurus IDI yang baru saja dilantik untuk bisa memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dalam hal kesehatan.
Selain itu, dirinya berharap, sinergitas antara Pemkab Kendal dengan IDI Cabang Kendal dan Jawa Tengah ke depannya semakin erat.
“Artinya, kita menunggu kerja-kerja konkrit dari IDI Kabupaten Kendal, supaya bisa berkomunikasi baik dengan IDI Jawa Tengah, untuk bisa memberikan rekomendasi kepada kami, yang konkrit yang bisa memberikan terobosan atau inovasi,” tuturnya
“Karena IDI adalah ekspertisnya di bidang kesehatan. Sehingga kita bisa sama-sama memperbaiki dunia kesehatan di Kabupaten Kendal,” imbuh Dico.
Bupati juga menyebut, ada beberapa masyarakat Kendal yang lebih memilih untuk berobat di rumah sakit di Kota Semarang. Tentunya ini sebagai motivasi, supaya IDI Kendal memberikan pelayanan yang lebih baik.
“Jadi kita harus jujur, kualitas rumah sakit di Semarang lebih baik dari Kabupaten Kendal. Jadi ada yang lebih yakin berobat ke sana. Ini yang harus kita rubah. Kalau bisa justru orang dari luar daerah, datang berobat ke Kendal,” tandas Dico.
Selain itu, dirinya juga berusaha untuk mendatangkan investor yang bersedia membangun rumah sakit bertaraf internasional di Kendal.
“Ini saya beberapa kali sudah bertemu dengan investor kesehatan, terkait hal ini. Harapannya bisa berinvestasi di Kabupaten Kendal,” imbuh Dico. (HS-06)