HALO SEMARANG – Orang awam menyanyi adalah hal yang lumrah. Mereka menari juga sudah pada umumnya. Namun bagaimana apabila gerak dan lagu ini dibawakan oleh para penyandang tuna rungu?
Ya, dengan keterbatasan yang dimiliki, mereka yang berusia mulai delapan tahun hingga dewasa ini juga dapat tampil memukau pengunjung.
Sebanyak 25 penyandang tuna rungu tampil sebagai pembuka event liburan ‘The Jungle’ di Mal Ciputra Semarang, Jumat (24/6).
Dengan melihat dan mengingat gerak yang telah diajarkan, mereka pun bisa tampil luwes menari diiringi lagu Waka waka yang dipopulerkan Shakira. Ada juga pantomim yang mengekspresikan mimik dan gerak.
Bersama para siswa dari Rumah Pintar Berkebutuhan Khusus Gangguan Pendengaran Efata dan Sanggar Laras Sukam Ayu, mereka menyanyikan ‘Mars Difabel Bersatu’.
Tidak hanya berkesenian, penampilan mereka yang tergabung dalam Gerakan untuk Kesejahteraan Tuna Rungu Indonesia (Gerkatin) ini juga membawa misi edukasi.
Dipandu oleh tim dari Bisindo, mereka mengajarkan bahasa isyarat kepada pengunjung mal. Kata sehari-hari seperti ‘terima kasih’, ‘maaf’ dan ucapan salam menjadi salah satu materi yang diajarkan.
Mall Manager Ciputra Smarang, Ani Suyatni, saat pembukaan event menjelaskan bahwa event-event yang diselenggarakan pihaknya tidak hanya bertujuan menghibur, tetapi juga harus mengedukasi dan bermuatan sosial seperti saat ini.
“Kami memberikan wadah bagi penyandang disabilitas untuk berkreasi. Besok di tanggal 27 Juni, kami mengundang juga para siswa YPAC untuk tampil,” tambah Ani Suyatni.
Dikatakan Ani gelaran yang diselenggarakan hingga 4 Juli mendatang ini diharapkan mampu memanjakan dan membuat pengunjung betah.
“Tidak sekedar belanja, tetapi juga ‘refreshing’ menikmati rangkaian event. Puncak acara ditandai dengan penampilan girl band JKT 48. Sebanyak 14 personil akan menyapa pengunjung, Jumat (1/7). Rangkaian kegiatan mulai Private Talk, Meet and Greet hingga Mini Live Concert,” jelasnya.
Berbagai pengisi acara siap menyemarakkan gelaran kali ini. Ada sekolah musik DD Pratama, Chytara, Maestro, Nungky, Yamaha, Haning, Halmahera, Allegro dan Melodi.
Untuk penampilan bakat lainnya, ada Totok Shahak, Expose, Bayu Ramli, Lucette,Dee and Friends, Step Up, Studio Narindra, Sanggar Sekar Taman dan PAUD Beetle Bug.
Kegiatan lainnya workshop membatik dari Al Fath dan Margaria serta kompetisi lego dari Robokidz.
Sementara, Dimas Mahendra Teguh Priswanto selaku Ketua Gerkatin Semarang mengatakan, sangat menyambut baik kegiatan di Mal Ciputra ini. Karena bisa memberikan wadah bagi anak-anak tuna rungu untuk tampil menyuguhkan berbagai kreativitasnya sehingga bisa diapresiaai seperti orang lain pada umumnya.
“Meski mereka penyandang tuna rungu, tapi banyak yang berbakat juga di bidang desain grafis, perkayuan dan lainnya,” terangnya. (HS-06)