HALO PATI – Pemerintah Kabupaten Pati mengerahkan 10 bus, yang dapat digunakan secara gratis oleh warga Pati, untuk perjalanan mudik dari Jakarta. Bupati Pati Haryanto menyebut jumlah tersebut terbanyak di Jawa Tengah.
Hal itu disampaikan Bupati Pati Haryanto, setelah memimpin Apel Gelar Pasukan Ketupat Candi 2022 di Halaman Stadion Joyokusumo Pati, Jumat (22/04/2022).
Menurut dia, fasilitas mudik gratis dari Pemerintah Kabupaten Pati ini, sebenarnya merupakan agenda tahunan yang rutin dilakukan. Namun demikian, dalam dua tahun kemarin, agenda mudik gratis ini tidak dilaksanakan karena adanya larangan mudik dari Pemerintah Pusat, terkait pencegahan penyebaran Covid-19.
“Pemkab memfasilitasi 10 bus untuk mudik dari Jakarta. Se Jawa Tengah paling banyak Kabupaten Pati. Daerah-daerah lain malah ada yang tidak menyediakan. Karena kebetulan kami memang setiap tahun menyediakan bus mudik gratis kepada warga saya yang pulang ke Pati,” kata dia, seperti dirilis Patikab.go.id.
Lebih lanjut dia mengatakan, kebijakan Pemerintah Pusat untuk tidak melarang masyarakat melakukan perjalanan mudik, ditanggapi dengan euforia oleh masyarakat.
Hal ini pun diperkirakan oleh Pemerintah, dalam hasil survey Badan Litbang Kemenhub RI. Kemenhub memprediksi sekitar 85,5 juta warga akan melaksanakan perjalanan selama Lebaran 2022 ini.
Untuk menyambut dan mengamankan arus mudik 2022, mulai 28 April 2022 sampai 9 Mei 2022, jajaran pemerintah di Kabupaten Pati telah mempersiapkan 750 personel.
Mereka terdiri atas TNI, Polri, Dishub, Satpol PP, Dinas Kesehatan dan instansi terkait lainnya. Pemerintah juga melibatkan unsur masyarakat, seperti dari Sentra Komunikasi (Senkom) Mitra Polri, Radio Antarpenduduk Indonesia (Rapi), dan Organisasi Amatir Radio Indonesia (Orari).
Haryanto menyebut persiapan pengamanan ini dilakukan lebih awal, untuk mengantisipasi berbagai persoalan yang mungkin muncul, karena banyak pemudik juga menggunakan kendaraan pribadi.
“Tujuannya adalah memberikan kenyamanan fasilitas kepada para pemudik, karena tadi diprediksikan ada 85,5 juta pemudik. Utamanya dari Jawa dan Bali. Dan yang paling banyak adalah dari Jawa Tengah. Sehingga harapan kami, semuanya terlibat. Termasuk minta tolong kepada rekan-rekan media, kalau ada hal-hal yang mungkin membahayakan, segera disampaikan kepada petugas,” tuturnya.
Haryanto mengimbau agar para pemudik yang melakukan perjalanan menuju kampung halamannya di Pati, tetap menjaga kesehatan dan menerapkan protokol kesehatan. Sehingga tetap bisa dapat merayakan Idulfitri bersama keluarga.
Pemkab juga menyiapkan gerai vaksin di setiap posko mudik. Di antaranya di pos Dua Kelinci, Pos GOR Pesantenan Puri, serta di Batangan. (HS-08)