HALO KEBUMEN – Pemkab Kebumen memastikan seluruh pedagang kaki lima (PKL) yang semula berjualan di Alun-alun Pancasila Kebumen, kini sudah tertampung di kapal mendoan.
Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Disperindag KUKM) Kabupaten Kebumen, Haryono Wahyudi menjelaskan penempatan dibagi 2 sesi secara bergantian menyesuaikan kondisi, yakni ada PKL pagi dan PKL malam.
“Ada 196 PKL sudah menempati kapal mendoan , yang terdiri dari 76 pedagang pagi yang menempati bagian bawah, 42 pedagang sore menempati bagian atas, dan 78 pedagang sore menempati bagian bawah,” terang Haryono, seperti dirilis kebumenkab.go.id.
Dijelaskannya pedagang pagi mulai berdagang dari pagi hingga pukul 14.00 WIB dan kemudian pedagang sore akan mulai berjualan pukul 15.00 WIB.
Terdapat jeda satu jam, antara pukul 14.00 WIB menuju 15.00 WIB, untuk proses pergantian antara pedagang pagi dan pedagang sore. Tentu pedagang sore sudah bisa mulai bersiap-siap di antara jeda waktu tersebut.
“Penempatan lokasi pedagang dilakukan dengan pengundian yang dilakukan bersama dengan pedagang, jadi tidak ada pengaturan terkait lokasi,” tegasnya.
Haryono mengatakan setiap pedagang mempunyai surat perjanjian sewa barang milik daerah Pemkab Kebumen, berupa kios di pusat kuliner Kapal Mendoan.
Surat tersebut berlaku 1 tahun masa sewa dengan ditandatangani Kepala Disperindag KUKM Kabupaten kebumen dan pedagang yang bersangkutan.
Untuk besaran retribusi penggunaan kios , setiap pedagang dikenakan retribusi sebesar Rp.3.750 per hari.
“Selama ini Disperindag KUKM selalu siap untuk berdialog menampung aspirasi masyarakat sesuai kewenangan kami,” kata Haryono. (HS-08)