HALO GROBOGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Grobogan berkomitmen meningkatkan cakupan kepesertaan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), agar wilayah itu dapat mencapai Universal Health Coverage (UHC).
Keinginan Pemkab Grobogan untuk menghadirkan perlindungan kesehatan yang merata bagi semua warga itu, disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Grobogan, Anang Armunanto, dalam Forum Komunikasi Pemangku Kepentingan Utama Kabupaten Grobogan bersama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS Kesehatan), Kamis (15/2/2024).
Dalam forum tersebut terungkap, bahwa capaian kepesertaan program JKN atau BPJS Kesehatan di Kabupaten Grobogan, menurut data per Februari 2024, sudah mencapai 84,59 persen, atau setara dengan 1.274.937 jiwa.
Angka ini meningkat sebanyak 39.946 peserta, dibandingkan jumlah kepesertaan pada September 2023 lalu.
Anang Armunanto, seperti dirilis setda.grobogan.go.id, juga mengungkapkan bahwa dalam forum tersebut, kesadaran akan perlunya kesepahaman dan kerja sama untuk meningkatkan cakupan kepesertaan JKN, juga tampak semakin menguat.
Langkah-langkah strategis pun digagas, seperti optimalisasi penganggaran program JKN dari berbagai sumber dana yang telah ditetapkan, termasuk Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) dan Dana Alokasi Umum (DAU).
Perhatian juga tercurah pada penambahan peserta pada daftar tunggu Penerima Bantuan Iuran (PBI) JKN secara teratur, melalui Sistem Informasi Keluarga Sejahtera Non JKN (SIKS NG), serta pemeliharaan jumlah peserta aktif Pekerja Bukan Penerima Upah Bantuan Pemda (PBPU BP).
Dalam upaya memperluas jangkauan cakupan kepesertaan, sorotan juga terarah pada pentingnya sosialisasi dan percepatan pendaftaran kelompok tani sebagai peserta JKN. Dari total anggota kelompok tani yang mencapai 225.834 jiwa, masih terdapat 56.761 anggota yang belum terdaftar sebagai peserta JKN.
Selain itu, upaya rutin dalam verifikasi dan validasi peserta PBPU BP Pemda menjadi penting guna menjamin cakupan kepesertaan yang optimal dalam program JKN.
Langkah-langkah ini bukan hanya sekadar wacana, melainkan landasan kuat dalam membawa Kabupaten Grobogan melangkah maju menuju Universal Health Coverage yang inklusif dan berkelanjutan, memastikan setiap warga mendapatkan perlindungan kesehatan yang layak dan merata. (HS-08)