in

Pembangunan RTH Akan Dimulai, Gus Tommy: Jangan Kesampingkan Hajat Hidup Para Pedagang

Pertemuan Anggota Komisi C DPRD Kendal, Muhammad Tommy Fadlurohman (kaos hitam) dengan Kepala DLH Kendal, Aris Irwanto, di kediaman Gus Tommy di Kaliwungu, Minggu (25/9/2022).

HALO KENDAL – Harapan yang disampaikan para pedagang pasar sore Kaliwungu, saat audiensi dengan Muhammad Tommy Fadlurohman, Anggota Komisi C DPRD Kendal, menemui titik terang.

Sebelumnya, para pedagang pasar sore Kaliwungu yang tergabung dalam Paguyuban Pedagang Pasar Sore Kaliwungu (Pepak), menyampaikan keluhan kepada pria yang akrab disapa Gus Tommy tersebut, terkait rencana pembangunan ruang terbuka hijau (RTH), supaya bisa selaras dengan kebutuhan pedagang dan tidak mengorbankan para pedagang untuk berjualan di sekitar Masjid Kaliwungu.

Namun hal tersebut terjawab sudah, dengan segera dibangunnya selter untuk 300 Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitaran alun-alun Kaliwungu. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal, Aris Irawan, saat bertemu di kediaman Gus Tommy di Kaliwungu, Minggu (25/9/2022).

Aris menyampaikan, pembangunan shelter dan RTH akan dimulai Rabu (28/9/2022), di mana untuk RTH akan dibangun mulai dari sisi paling timur.

“Dan kemarin sudah menemukan titik temu bersama dengan para pedagang, untuk mereka tetap menempati alun-alun dan ini pengaturanya dibantu oleh Pepak, untuk disesuaikan,” ujar Kepala DLH.

Kepada Gus Tommy, Aris juga menyampaikan, dalam pembangunan shelter ini ada percepatan target waktu pembangunan, yakni satu bulan. “Mungkin ada beberapa perubahan gambar pembangunan yang akan disesuaikan dengan kebutuhan para pedagang,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Gus Tommy menyampaikan terima kasih kepada dinas terkait yang sudah mendengarkan apa yang menjadi keluhan para pedagang.

Menurut Politisi Partai Golkar tersebut, hajat hidup orang banyak, terutama nasib para pedagang pasar sore haruslah benar-benar diperhatikan.

Untuk itulah dirinya memperjuangkan nasib para pedagang yang menggantungkan hidup dengan berjualan di sekitar alun-alun Kaliwungu.

“Saya turut berjuang bersama para pedagang untuk mengawal kegiatan pembangunan ini. Seperti yang saya sampaikan beberapa waktu lalu, pas ada pertemuan di Kantor Kecamatan Kaliwungu antara pemerintah dan juga tokoh masyarakat, bahwa adanya pembangunan alun-alun ini, adalah perjuangan pemerintah daerah, dalam memajukan Kaliwungu khususnya, dan Kendal pada umumnya,” ungkap Gus Tommy.

Ditambahkan, kebijakan ini sudah melewati kajian dan pendalaman yang luar biasa. Di mana dengan adanya pembangunan ini, diharapkan ke depan dapat meningkatkan perekonomian warga dan juga memajukan daerah tersebut. Selain itu, juga akan menambah keindahan Kota Kaliwungu.

“Oleh karena itu, sudah sebijaknya kita sebagai warga Kaliwungu mendukung dan mensuport apa yang menjadi program pembangunan daerah tersebut, dan juga tetap memperhatikan dan tidak mengkesampingkan hajat hidup orang banyak,” imbuh Gus Tommy.

Sebagai penutup, dirinya juga berharap, apa yang menjadi harapan semua pedagang pasar sore bisa terakomodir dengan baik. Selain itu, masyarakat bersama pedangang ikut berjuang dalam mengawal pembangun tersebut demi mewujudkan Kota Kaliwungu yang bersih dan indah.

“Mari, masyarakat serta pedagang pasar sore, bersama kita berjuang untuk mengawal pembangunan alun-alun Pasar Sore Kaliwungu agar lebih baik dan lebih indah,” pungkasnya.(HS)

Hargai Perjuangan Para Pahlawan, Ribuan Santri Meriahkan Kirab Merah Putih di Kaliwungu Kendal

Polri Akan Fokus Pada Tiga Tugas Prioritas Hingga Akhir Tahun ini