HALO SPORT – Setelah gagal total pada balapan utama MotoGP Portugal, Pecco Bagnaia mendapat masalah lain pada Grand Prix (GP) Americas, akhir pekan lalu.
Problem chattering (getaran) pada balapan utama membuat juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 ini hanya finis di posisi kelima.
Chattering adalah peristiwa di mana pressure relief valve membuka dan menutup dengan sangat cepat.
Getaran yang dihasilkannya bisa mengakibatkan misalignment, kerusakan pada valve seat.
Pecco (27) awalnya terlihat kembali ke performa terbaiknya saat dia memainkan peran kunci dalam pertarungan awal di depan.
Namun, masalah chattering mempengaruhi sebagian besar pembalap yang menggunakan motor Desmosedici GP24.
’’Saya mulai banyak mengalami chattering di sisi kiri, dan sangat sulit untuk mengatur semuanya,’’ ujar Bagnaia seperti dikutip dari Crash.
Gangguan getaran ini membuat mantan murid Valentino Rossi itu tak bisa maksimal di lintasan.
’’Situasinya mirip sekali dengan 2022 ketika pada awal musim saya harus balapan di posisi bertahan,’’ jelasnya.
Meski demikian, Pecco yakin timnya akan menyelesaikan masalah dan berjuang untuk menjadi yang teratas lagi.
Dalam klasemen sementara pembalap, Bagnaia berada di urutan kelima, tertinggal 30 poin dari Jorge Martin (Prima Pramac Racing Ducati).
Rekan setim Pecco, Enea Bastianini, menyelesaikan balapan MotoGP Americas 2024 dengan finis posisi ketiga.
Bastianini berada di belakang Maverick Vinales (Aprilia Racing) dan Pedro Acosta (KTM GASGAS Tech 3).
Bagnaia, juara GP Qatar 2024, kini dituntut bisa menorehkan hasil lebih baik pada MotoGP Spanyol di Sirkuit Jerez, 26-28 April mendatang. (HS-06)