HALO SEMARANG – Sukses Pecco, panggilan akrab Francesco Bagnaia, ganti memimpin klasemen sementara MotoGP 2022 memang pantas diacungi jempol.
Dari tertinggal 91 poin dari Fabio Quartararo, pembalap tim pabrikan Ducati itu kini unggul 14 angka di depan rider dari tim Monster Energy Yamaha tersebut.
Dalam delapan balapan terakhir, Bagnaia mencatat hasil empat kali menang, sekali runner-up, dan tiga kali finis ketiga.
Dia hanya nirpoin pada MotoGP Jepang lantaran terjatuh pada lap terakhir.
Sebaliknya, Quartararo mengalami terjun bebas.
Pembalap berjuluk El Diablo (Si Iblis) ini kesulitan untuk bersaing di barisan depan.
Quartararo cuma sekali menembus podium dalam delapan balapan terkini.
Pada 12 Oktober lalu, dia gagal total pada Grand Prix (GP) Australia.
Mantan juara dunia asal Italia, Giacomo Agostini, menyebut El Diablo sebagai orang yang malang.
Pemilik rekor 15 gelar juara dunia itu meyakini Pecco sudah meletakkan satu kakinya menuju tangga juara.
‘’Saya mendoakan hal-hal baik untuk dia (Bagnaia),’’ ungkap Agostini seperti dikutip dari Corsedimoto.
Pecco berpeluang menjadi pembalap Italia pertama yang memenangi kelas para raja di atas motor Italia setelah Agostini bersama MV Agusta pada 1972.
‘’Saya rasa tidak ada yang bisa menghentikan Bagnaia lagi,’’ tegas Agostini.
Kampiun delapan kali di kelas utama ini ikut sedih melihat penurunan performa yang dialami Quartararo.
Agostini (80) juga berharap MotoGP akan kembali memiliki sosok yang mampu tampil kuat secara konsisten.
Dua musim terakhir, titel juara dimenangi Joan Mir dan Quartararo. (HS-06)