HALO SEMARANG – Jelang Pilwakot Semarang 2024 pada November mendatang, partai peserta Pemilu di Kota Semarang sejak beberapa hari ini melakukan penjaringan bakal calon (Balon) walikota dan wakil walikota yang akan diusungnya. Misalnya Partai PDI Perjuangan, hingga hari ini Jumat (10 /5/2024), sudah tercatat ada sembilan pendaftar yang mengambil formulir, baik dari kader maupun non kader PDI P untuk ikut maju dalam bursa Pilwalkot.
Dari sembilan pendaftar, mereka memiliki latar belakang yang berbeda, mulai dari kalangan eks pejabat pemerintahan maupun sekarang masih aktif sebagai ASN hingga politisi.
Sekretaris DPC PDI P Kota Semarang, Kadarlusman menjelaskan, bahwa dari sembilan warga Kota Semarang yang mendaftarkan diri, ada 3 orang mendaftar sebagai calon walikota dan 6 Orang di posisi wakil walikota. Hari ini, ada kader dan non kader yang mendaftar, diantaranya Hanik Khoiru Solikah saat ini anggota Komisi B DPRD Kota Semarang, dan non kader Ade Bakti Ariawan masih aktif di pemerintahan (ASN). Lalu, sebelumnya diantaranya Fajar Purwoto (mantan Kasatpol PP Kota Semarang) dan selanjutnya yang juga mengambil formulir Iswar Aminuddin (Sekda Kota Semarang), serta Arnas Agung Andrarasmara Ketu KONI Kota Semarang.
“Adapun pendaftaran penjaringan Bacalon wali kota dan wakil walikota telah dibuka sejak Rabu (8/5) lalu sampai hari Senin (13/5) mendatang. Pada Sabtu (11/5) kemungkinan masih ada 4 pendaftar lagi yang juga akan mengambil formulir,” katanya, Jumat (10/5/2024).
Sedangkan untuk petahana, kata Pilus, sapaan akrabnya, belum terkonfirmasi sampai sekarang.
Salah satu pendaftar yang juga anggota Komisi B DPRD, Hanik Khoiru Solikah mengatakan, dirinya tergerak untuk mendaftarkan diri sebagai Bacalon wakil walikota dikarenakan sampai saat ini belum ada yang mendaftarkan diri yang mewakili kaum perempuan.
“Setelah mantapkan diri, saya ikut daftar wakili perempuan yang belum ada pendaftar perempuannya, kemarin saya coba mengambil (formulir-red) atas restu ketua DPC PDI P, lalu memutuskan untuk mendaftar, agar keterwakilan perempuannya ada,” ungkapnya, saat ditemui usai mengambil formulir.
Dirinya juga menyebutkan, sudah memantapkan diri untuk mendaftarkan diri sebagai Bacalon wakil walikota. Menurutnya sudah saatnya mengabdi kepada masyarakat luas.
“Saya sudah mengabdi sebagai wakil rakyat alhamdulillah sudah 3 periode anggota DPRD, dan ini mau insyaAllah yang ke 4 periode. Kalau doa saya bisa ijabahi akan lebih banyak yang bisa kita lakukan lagi, untuk kesejahteraan rakyat banyak yang belum tersentuh, serta masalah banjir belum terselesaikan sampai sekarang,” imbuhnya.
Sementara, Ade Bhakti Ariawan yang juga mendaftarkan diri sebagai calon wakil walikota, menyampaikan bahwa memilih posisi sebagai wakil walikota adalah yang paling realistis.
“Saya memilih wakil walikota karena sadar diri, tahu diri, melalui PDI P, peluang untuk jadi wakil walikota biar lebih terbuka. Harapannya siapa pun walikotanya, kalau wakil bisa memberikan masukan ke walikota,” katanya.
“Dan untuk sekarang ini saya bulatkan diri untuk daftar ke PDI P Perjuangan. Kalau untuk daftar melalui partai lain belum ada pikiran, “imbuh Ade.
Menariknya, saat Ade Bhakti mendaftarkan diri diantarkan oleh rombongan komunitas bikers. Mereka nampak berkumpul di area kantor PDI P menunggu prosesi pendaftaran Ade sampai usai, sembari memberikan semangat dengan meneriakkan yel-yel. Dan selanjutnya diakhiri dengan berfoto bersama. (HS-06)