HALO KENDAL – Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Non Formal (PNF) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kendal melepas Kontingen Olympicad Ke-7 di Bandung sekaligus menggelar International Mobility Program Dikdasmen PDM Kendal, di Pendopo Tumenggung Bahurekso Kendal, Senin (4/3/2024).
Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PD Muhammadiyah Kendal, Inu Indarto mengatakan, Olympicad (Olympiade Ahmad Dahlan) Tingkat Nasional ke-7 merupakan ajang kompetisi dan bergengsi dalam rangka menggali prestasi dan pengembangan bakat dan potensi para siswa dan guru sekolah/madrasah di seluruh Indonesia, yang diselenggarakan di Universitas Muhammadiyah Bandung, 6-8 Maret 2024.
Dijelaskan, kegiatan Olympicad ini bertujuan, untuk meningkatkan kemampuan siswa, guru, dan kepala sekolah atau madrasah Muhammadiyah di semua mata lomba yang dipertandingkan.
“Sehingga dapat membangkitkan semangat kerjasama dan sinergi antar institusi Pendidikan Muhammadiyah se-Indonesia, serta membangun kolaborasi dan jaringan dengan institusi pendidikan yang relevan dalam semua aspek untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” jelas Inu.
Dipaparkan, jumlah peserta yang dilepas, untuk sekolah ada 15 kepala sekolah, untuk guru pendamping ada 50 orang dan untuk siswanya sebanyak 154.
“Dalam olympiade Ahmad Dahlan, yang diperlombakan yaitu untuk kepala sekolah ada best practice pengelolaan sekolah, untuk guru ada best practice inovasi pembelajaran dan teknologi tepat guna, dan untuk siswa, diantaranya penguasaan Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Matematika, Fisika, Biologi dan mata pelajaran lainnya,” paparnya.
Sedangkan untuk Popda, kontingen Kendal yang mengikuti dari SD/MI, SMP/MTS, SMK/SMK dan SLB Aliyah berhasil meraih 17 medali emas, 14 perak dan 13 perunggu dengan total 44 medali.
“Kemudian mereka dikirim mengikuti ajang selanjutnya di tingkat nasional, khusus untuk sekolah-sekolah Muhammadiyah,” bebernya.
Inu berharap kepada peserta kontingen dari Kendal untuk yang utama adalah berani tampil, penuh percaya diri dan memperluas silaturahmi.
“Nah dari ajang olympiade tersebut akan banyak inspirasi yang didapat para peserta. Dengan semangat kita yang tinggi, Insya-Allah kontingen Kendal akan meraih kemenangan,” harapnya.
Sedangkan untuk program “Sister School” atau kerjasama sekolah internasional, menurut Inu, yaitu pertukaran siswa Sekolah Muhammadiyah di Kendal dengan Pemerintah Malaysia. Terdiri dari dua siswa SMA Muhammadiyah 4 Kendal dan satu siswa SMP Muhammadiyah 3 Kaliwungu.
“Jadi nanti para siswa tersebut akan mengikuti pembelajaran di sana (Malaysia-red) seperti apa. Nah dari Malaysia ada yang belajar di sini. Program sister school baru ada sekarang ini,” jelasnya.
Sebelumnya, Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki dalam sambutannya berharap kepada para peserta olympiade dari kontingen Kendal untuk dapat berjuang dan membawa nama baik Kendal.
Ditegaskan, keikutsertaan pada Olympicad ke-7 merupakan kesempatan emas untuk bisa membuktikan bahwa Kendal mampu melahirkan SDM handal dan berprestasi. Sehingga target untuk mencapai yang terbaik di Olympicad ke-7 di Bandung tercapai .
“Jalinlah kebersamaan dan persahabatan yang baik dengan sesama peserta dari luar daerah. Jaga kekompakan, dan berusahalah semaksimal mungkin untuk membawa nama harum Kabupaten
Kendal di Tingkat Nasional,” tandas Wabup Kendal memberi pesan.
Acara pelepasan kontingen Olympicad ke-7 ditandai dengan melepas burung merpati oleh Wakil Bupati Kendal, Windu Suko Basuki, bersama Ketua PD Muhammadiyah Kendal, H Ikhsan Intizam, Ketua Majelis Dikdasmen PDM, Inu Indarto serta jajaran Pengurus PDM Kendal
Usai acara pelepasan, Ketua PD Muhammadiyah Kendal, H Ikhsan Intizam berharap, para kontingen Olympicad ke-7 di Bandung dari PDM Kendal, bisa meraih prestasi yang gemilang, sehingga dapat mengharumkan nama baik PD Muhammadiyah Kendal dan juga Kabupaten Kendal di tingkat nasional. (HS-06)