HALO TEMANGGUNG – Dinas Koperasi, UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kabupaten Temanggung, memeriksa makanan dan parcel di seluruh swalayan, sebagai upaya perlindungan konsumen, terutama menjelang Lebaran tahun ini, Selasa (11/4/2023).
Berbagai jenis makanan, seperti kue, makanan ringan, serta yang terbungkus dalam Parcel, diperiksa untuk memastikan layak dikonsumsi.
“Kami awasi barang beredar di toko modern untuk memastikan kualitas dan kuantitas barang sesuai dan tidak merugikan konsumen,” kata Kepala Bidang Perdagangan, Dinkopdag Temanggung, Ponco Marbagyo.
Ia mengatakan, semua toko modern diperiksa dan diawasi oleh tim dari Dinkopdag, serta Satgas Pangan Kabupaten Temanggung.
Barang yang tidak sesuai aturan, seperti kemasan penyok dan expired, diminta tidak dipajang di etalase, apalagi dijual kepada masyarakat.
“Barang kedaluwarsa dan timbangan kurang dari yang tertera merugikan konsumen, sebab kualitas dan kuantitasnya berbeda,” kata dia, seperti dirilis temanggungkab.go.id.
Lebih lanjut Ponco Marbagyo mengatakan, menjelang Lebaran, di beberapa daerah di Indonesia, ditemukan barang-barang kedaluwarsa masih dijual.
Untuk itu, Dinkopdag Temanggung melakukan pemeriksaan sebagai upaya pencegahan barang tidak layak konsumsi, seperti roti kaleng, roti basah, roti tawar dan susu.
“Berdasar pemeriksaan tidak ditemukan barang kedaluwarsa dan ketidaksesuaian berat,” jelasnya.
Pemkab Temanggung memastikan ketersediaan makanan pokok untuk menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1444 Hijriyah dalam posisi aman.
Sementara itu untuk ketersediaan bahan pokok masyarakat, Dinkopdag) Kabupaten Temanggung menjamin tersedia cukup hingga Lebaran.
Hal itu disampaikan Kepala Dinkopdag Kabupaten Temanggung, Entargo Yutri Wardono, terkait pemantauan ketersediaan barang dan harga, di enam pasar daerah.
Enam pasar daerah yang dalam pantauan itu adalah Pasar Temanggung, Parakan, Ngadirejo, Kranggan, Candiroto, dan Pingit.
“Berdasar pantauan, ketersediaan bahan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai Lebaran,” kata Entargo, Selasa (11/4/2023), seperti dirilis temanggungkab.go.id.
Ia mengemukakan, pasokan dan distribusi bahan pokok lancar. Ketersediaan minyak goreng curah dan kemasan sederhana dan premium semua tersedia.
Dia mengakui memang ada kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok tersebut. Namun demikian kenaikan harga tersebut masih dalam batas wajar, yakni rata-rata harga pada angka 7,4 persen.
Kenaikan tertinggi pada komoditas bawang putih. Adapun untuk harga cabai mengalami fluktuasi. Sementara beras dan minyak goreng cenderung stabil.
Entargo mengatakan, pantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar daerah secara harian.
Pelaporannya disampaikan melalui sistem informasi harga dan produksi komoditi dan sistem pantauan pasar dan kebutuhan pokok.
Selain itu, juga melakukan koordinasi dengan Kementerian Perdagangan RI, Dinas Perindustrian Perdagangan Provinsi Jawa Tengah, Perum Bulog dan Satgas Pangan Polri.
“Koordinasi juga dengan dinas yang membidangi ketahanan pangan dan Bulog terkait gerakan pasar murah yang dilaksanakan di Temanggung,” kata dia. (HS-08)