HALO CILACAP – Capaian vaksinasi Covid-19 yang sudah mencapai lebih dari 80 persen, membuat wilayah ini relatif diuntungkan. Namun demikian, masyarakat tetap tidak boleh lengah, karena bisa saja Covid-19 kembali merebak, terlebih dengan adanya varian Omicron.
Kapolres Cilacap AKBP Eko Widiantoro, menegaskan pihaknya akan kembali melakukan penertiban protokol kesehatan, khususnya pada titik-titik rawan kerumunan.
“Kita diuntungkan capaian vaksin cukup lumayan dan kita akan optimalkan dosis 2. Sehingga ketika penerima dosis 2 lengkap, mereka punya kekebalan menghadapi varian Omicron,” tegas Kapolres.
Penjelasan tersebut disampaikan Kapolres Cilacap, dalam jumpa pers di Ruang Gadri, Rumah Dinas Bupati Cilacap, Senin (24/1/2022), terkait pasien Covid-19 varian omicron, yang sempat singgah di Cilacap.
Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, mengatakan pasien berinisial ZS (51) tersebut adalah warga Pematang Siantar, yang kebetulan singgah di Cilacap. Pada 4 Januari 2022, ZS melakukan perjalanan dari Stasiun Gambir Jakarta untuk menemui salah satu koleganya di Cilacap.
Sesampai di salah satu stasiun di Cilacap, yang bersangkutan naik ojek konvensional ke tempat penginapan.
“Bapak ZS bilang tidak ingat lokasi menginapnya, nama penginapannya, tidak ada kuitansi pembayarannya,” kata Bupati.
Pada pagi harinya, tanggal 5 Januari 2022, ZS melakukan swab di RS Pertamina Cilacap, untuk penerbangan ke Medan melalui bandara Yogyakarta. Namun sebelum hasilnya keluar, ZS sudah berangkat ke Yogyakarta bersama saudara.
“Setelah keluar, hasil PCR ternyata positif. Selanjutnya yang bersangkutan isolasi di Godean, Kabupaten Sleman, tempat saudaranya. Kondisi baik, tanpa gejala,” tambah Bupati.
Untuk itu, Pemkab Cilacap menghimbau agar masyarakat Cilacap tidak lengah, waspada, dan tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Cilacap dr Pramseti Griana Dewi, menambahkan ketika dilakukan pemeriksaan di RS Pertamina Cilacap, spesimen yang bersangkutan juga dites menggunakan whole genome sequencing (WGS), dan ternyata hasilnya positif omicron.
“Periksa di RS Pertamina pada 5 Januari 2022 dan hasil whole genome sequencing (WGS) baru tadi malam keluar, ternyata positif Omicron,” kata Pramesti. (Pur,HS-08)