
HALO SEMARANG – Geliat perekonomian khususnya usaha kecil dan menengah di Kelurahan Palebon, Kecamatan Pedurungan makin berkembang. Hal ini bisa dilihat dari keberadaan Pasar Baru di Jalan Panda Dalam yang mulai beroperasi pada akhir Maret lalu. Dulu pasar ini menempati lahan di depan masjid Jalan Kauman, Kecamatan Pedurungan.
Namun seiring dengan perkembangan, pasar tersebut pindah ke Jalan Panda Dalam, tidak jauh dari SMP PAPB. Meski letaknya berada di jalan kampung, namun pasar ini cukup representatif.
Apalagi bersebalahan dengan taman Palebon, sehingga masyarakat bisa leluasa berbelanja sambil menikmati taman. Bahkan banyak warga yang usai berolahraga di sekitar taman, langsung berbelanja untuk memperoleh kebutuhan.
Apalagi di pasar yang dihuni sekitar 90 pedagang ini menyediakan aneka belanjaan, mulai dari sayuran yang dibawa langsung dari Bandungan Kabupaten Semarang, hingga aneka menu tradisional dan makanan siap saji lainnya.
Menurut Kusnadi, Kepala Pasar Baru di Jalan Panda Dalam, pasar ini merupakan pindahan dari halaman masjid yang berada di Jalan Kauman.
“Sesuai kebijakan pengelola masjid, pasar ditutup sehingga pedagang sepakat pindah ke sini,” ujar Kusnadi saat ditemui Minggu (19/4/2020).
Dia menjelaskan, hampir semua pedagang Kauman boyongan ke pasar baru ini. Mulai dari pedagang sayuran, makanan ringan, makanan siap saji hingga perlengkapan rumah tangga dan pakaian.
Di pasar tersebut memang tersedia pedagang sayur lengkap, ikan basah, ayam dan lain sebagainya.
“Belanja di sini sudah lengkap, mau cari kebutuhan rumah tangga ada semua,” ujar Kusnadi.
Selain sayuran, aneka menu tradisional juga banyak tersaji. Makanan tradisional tersebut merupakan produk warga Palebon dan sekitarnya, sehingga bisa memberdayakan ekonomi lokal.
Pasar ini mulai beroperasi sejak pukul 05.00 pagi hingga pukul 11.00 siang.
“Jadi yang butuh masak gasik, bisa belanja ke sini,” katanya didampingi Rohman, koordiantor keamanan dan parker pasar.
Khusus pada bulan suci Ramadan mendatang, pasar ini akan beroperasi pagi dan sore. Pagi harinya menyediakan sayuran dan aneka bahan makanan yang bisa dimasak saat menjelang puasa.
“Sementara sore harinya mulai pukul 15.00 tersedia aneka menu tradisional atau takjilan untuk buka puasa, jadi tetap berioperasi,” katanya.
Sementara itu Ketua LPMK Kelurahan Palebon, Kecamatan Pedurungan, Rahmulyo Adi Wibowo mengatakan, pasar ini tetap buka dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Mulai dari penggunaan masker bagi pembeli dan pedagang, air bersih buat cuci tangan lengkap dengan sabun hingga buka tutup secara tertib.
“Pasar ini tetap buka untuk memberi ruang pada warga agar bisa tetap berusaha dan bisa memperoleh kebutuhan pokok dengan mudah dan murah di tengah pandemi Covid-19,” katanya.(HS)