in

Pacu Kinerja PLKB, Pemkab Batang Serahkan Kendaraan Operasional Baru

Pj Bupati Batang Lani Dwi Rejeki dalam acara penyerahan kendaraan operasional untuk PLKB Kabupaten Batang, di Gedung Pramuka Kabupaten Batang, Kamis (29/9/2022). (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Pemerintah Kabupaten Batang memberikan dukungan operasional pada para  petugas lapangan keluarga berencana (PLKB) di wilayahnya, dengan sepeda motor dinas.

Fasilitas ini merupakan bagian dari dukungan Pemkab Batang pada PLKB, dalam upaya mempercepat penanganan stunting.

Penyerahan kendaraan operasional ini, dilakukan Penjabat (Pj) Bupati Batang Lani Dwi Rejeki, di Gedung Pramuka Kabupaten Batang, Kamis (29/9/2022).

Lani Dwi Rejeki mengatakan penyerahan kendaraan operasional ini, agar PLKB di Kabupaten Batang lebih memaksimalkan dalam menjalankan tugas pembinaan.

“Dengan kendaraan baru yang mereka pakai ini, mudah-mudahan memacu kinerja dan menjadi garda terdepan dalam hal penanganan KB serta kesehatan lainnya,” kata dia, seperti dirilis batangkab.go.id.

Pemberian motor operasional baru sebanyak 55 unit motor yang dianggarkan dari anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp1.614.750.000,00.

“Melihat animo KB di Kabupaten Batang relatif berhasil yang menjadi masyarakat antusias terhadap keluarga berencana. Jika ada satu atau dua orang mempunyai anak tiga atau empat wajar. Karena faktor usia pernikahan mereka pada waktu itu masih muda,” jelasnya.

Kemudian, untuk stunting, belum diketahui karena belum ada setahun kita serius mengurusi ini jadi belum ada survei kembali.

“Masih belum bisa diukur penurunannya, tapi upaya Pemerintah Daerah sendiri sangat kencang dengan mengajak semua pihak terlibat. Seperti Desa, Ketua RT, Posyandu, dan TNI-Polri kita terjunkan untuk penanganan Stunting,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Batang, Supriyono menambahkan, pembelian kendaraan operasional baru untuk PLKB pada tahun 2022 ini ada 55 unit motor.

“Meskipun, jumlah anggotanya ada 61 petugas, tapi alhamdulillah melihat anggaran tahun 2023 ada lagi jadi sisannya yang belum dapat bisa dibelikan lagi,” ungkapnya.

Ia meminta teman-teman PLKB yang belum dapat harap bersabar terlebih dahulu. Karena memang anggaran tahun 2022 hanya bisa membelikan sejumlah 55 unit motor.

“Petugas PLKB ini bertugas setiap kecamatan harus ada minimal 3 petugas dan paling banyak ada 5 petugas yang bertugas untuk melakukan pembinaan KB dan pencegahan Stunting,” ujar dia. (HS-08)

Taman Energi DPR Sebagai Bentuk Kampanye Pembangunan Berkelanjutan

Operasi Zebra 2022 Bakal Digelar, Catat Waktunya