HALO SEMARANG – Operasi AB Moskona 2025 dan SAR Bintuni 2025 untuk mencari Iptu Tomi Samuel Marbun, yang hilang sejak Desember lalu, mendapat dukungan dari para tokoh masyarakat adat dan tokoh pemuda Teluk Bintuni.
Ketua Lembaga Adat 7 Suku Bintuni, Marden Waksin, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap upaya pencarian tersebut.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian dan pemerintah daerah atas segala usaha dan kerja keras yang telah dilakukan dalam proses pencarian ini. Mudah-mudahan apa yang dikerjakan hari ini membuahkan hasil yang dapat diterima oleh semua pihak,” kata Marden Waksin, dalam pernyataan resminya, seperti dirilis humas.polri.go.id.
Pernyataan senada juga disampaikan Agustin Soro Soemna, selaku tokoh pemuda Suku Moskona dan ketua pemuda daerah setempat.
Ia menyoroti keterlibatan langsung Kapolda Papua Barat dan jajaran Mabes Polri dalam operasi tersebut.
“Kami mendukung sepenuhnya, baik secara doa maupun dukungan moral, agar pencarian ini membuahkan hasil yang baik. Semoga Bapak Tomi dapat segera ditemukan dan kembali berkumpul bersama keluarga,” ucapnya.
Kedua tokoh ini mewakili semangat kolektif masyarakat adat dan pemuda dalam mengawal proses kemanusiaan yang telah dilakukan oleh tim gabungan kepolisian dan relawan di wilayah hutan Moskona.
Sementara itu Wakil Kepala Suku Besar Moskona, Simson Orocomna juga menyampaikan sikap resmi masyarakat adat Moskona, yang menyerahkan sepenuhnya proses pencarian Iptu Tomi Samuel Marbun, kepada pihak kepolisian.
Dalam pernyataannya, dia mewakili sembilan distrik di wilayah Moskona, termasuk tokoh agama, pemuda, dan intelektual, menyatakan dukungan penuh terhadap jalannya operasi SAR tahap ketiga.
“Kami masyarakat mendukung sepenuhnya pencarian tersebut. Baik dari distrik Moskona Barat, Selatan, Utara, Timur, Masina hingga Biscoff. Semuanya kami serahkan kepada Polda dan Mabes Polri,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dalam pencarian ini serta mengajak seluruh sesepuh dan masyarakat adat memberikan keleluasaan bagi tim SAR menjalankan tugasnya di lapangan.
Tak hanya itu, tokoh adat tersebut juga berharap agar cuaca mendukung proses pencarian dan keamanan masyarakat tetap terjaga.
“Kami siap berdiskusi jika diminta masukan oleh Polres atau Polda, demi pencarian yang efektif dan solusi terbaik bagi semua pihak,” tutupnya.
Pernyataan ini memperkuat legitimasi sosial dan dukungan moral yang sangat penting bagi tim SAR gabungan di medan berat kawasan hutan Moskona. (HS-08)