in

Nobar Sayap Sayap Patah 2 Produksi Denny Siregar, Kapolres Batang Ajak Pahami Polisi Juga Manusia

Nonton bareng film “Sayap Sayap Patah 2 : Olivia”, bersama kalangan mahasiswa, awak media dan pegiat sosial, di Platinum Cineplex Batang, Kabupaten Batang, baru-baru ini. (Foto : batangkab.go.id)

 

HALO BATANG – Polres Batang menggelar nonton bareng film “Sayap Sayap Patah 2 : Olivia”, bersama kalangan mahasiswa, awak media dan pegiat sosial, di Platinum Cineplex Batang, Kabupaten Batang, baru-baru ini.

Kapolres Batang AKBP Edi Rahmat Mulyana, mengatakan melalui film itu, Polri dan sutradara ingin memberikan pesan, bahwa seorang polisi adalah manusia biasa, yang memiliki permasalahan di keluarganya.

Dalam film tersebut, penonton diajak untuk memahami, ketika anggota polisi harus mampu membagi antara tugas sebagai aparat negara dan seorang kepala keluarga.

“Kami berusaha menunjukkan kepada adik-adik mahasiswa dan rekan media, kalau sebenarnya tugas kepolisian tidaklah mudah. Karena ada dilema dengan keluarga, di mana harus membagi tugas dan perhatian ke keluarga, yang haruslah berimbang,” katanya, seperti dirilis batangkab.go.id.

Kapolres mengapresiasi alur cerita yang menarik karena mampu menguras air mata terutama kaum ibu.

Terlebih ceritanya diambil dari kisah nyata seorang anak bernama Olivia yang menjadi korban bom di tahun 2016 silam.

Beragam tanggapan diungkapkan, di antaranya dari para rekan media yang cukup terhanyut dengan karakter Olivia yang membuat Dina dan Novia sempat menitihkan air mata.

“Filmnya bagus banget sampai berhasil buat kita berdua nangis karena pekerjaan seorang polisi tidak hanya bertaruh nyawa tapi keluarga juga,” ungkapnya.

Senada, Novia pun membenarkan, jika polisi pun layaknya manusia yang seringkali harus berkorban demi tugasnya sebagai aparat negara, meski juga memiliki tanggung jawab di keluarganya.

“Kita juga harus apresiasi kinerja para polisi karena terkadang harus mengorbankan kepentingan pribadi atau keluarga,” ujar dia.

Ia mengakui, kisah yang ditampilkan di film “Sayap Sayap Patah 2”, jauh lebih menyentuh karena melibatkan pengorbanan seorang anak kecil.

“Saya nonton juga Sayap Sayap Patah yang pertama, tapi asli yang ini paling menyentuh hati banget,” ungkapnya sambil menyeka air mata.

Sementara itu, film “Sayap Sayap Patah 2 : Olivia menceritakan tentang polisi dan terorisme.

Untuk menggambarkan teror, digambarkan Sebuah bom meledak di cafe, bersamaan dengan bebasnya Leong (Iwa K) dari penjara.

Sadikin (Nugie) memerintahkan Pandu (Arya Saloka) untuk menyelidiki jejak Leong. Waktu Pandu semakin tersita dari Olivia (Myesha Lin) anaknya yang sedang membutuhkan kehadiran seorang ayah, pasca ibunya meninggal karena sakit.

Untung ada Suri (Dara Sarasvati), guru Olivia, yang mencoba mengisi kekosongan dengan mendekati Olivia. Karena Olivia, hubungan Pandu dan Suri semakin dekat. Tetapi situasi semakin berbahaya buat Pandu karena wajahnya terlihat ketika penyergapan dan aksi balas dendam akan dilakukan.

Film “Sayap Sayap Patah 2 : Olivia merupakan film drama action, dengan produser Denny Siregar dan Sutradara Ferry Pei Irawan.

Cerita film ini ditulis oleh Rahabi Mandra, Jocelyn Cordelia dan menampilkan sejumlah aktor / aktris papan atas seperti  Arya Saloka, Dara Sarasvati, Juan Bio One, Nugie, Iwa K,Myesha Lin, Muhammad Khan, Meriam Bellina, Samo Rafael, Aufa Assagaf, Givina Lukita, Aji Santosa, dan Norman R. Akyuwen. (HS-08)

Lengkapi Penyusunan Dokumen IKPLHD, DLH Demak Gelar Rakor

Pemkab Batang Gencarkan Budaya Pilah Sampah dari Rumah