HALO SEMARANG – Rapor Graham Potter bersama Chelsea terbilang oke sejak dia menggantikan Thomas Tuchel pada 8 September 2022.
The Blues adalah klub elite pertama yang ditangani pelatih berusia 47 tahun itu.
Sebelumnya, dia menukangi klub Swedia, Ostersund, Swansea City, dan Brighton & Hove Albion.
Potter total sudah mengemas dua kemenangan di Liga Primer Inggris, dan satu kemenangan plus sekali seri di Liga Champions.
Dia mengaku menikmati petualangan barunya bersama klub London ini.
‘’Di Chelsea lebih banyak ekspos di media, dan lebih banyak ketertarikan publik ke klub,’’ ujar Potter seperti dilansir dari BBC Sport.
Dia menambahkan rotasi pemain diterapkan sambil menjaga mereka tetap senang dan tidak merasa terpinggirkan.
Kejujuran juga disebut Potter menjadi kunci komunikasinya kepada semua pemain.
‘’Pelatih hanya bisa memilih 11 dari 20 pemain di skuad, jadi akan selalu ada pemain yang kecewa karena tidak tampil,’’ ungkapnya.
Yang terpenting, lanjut Graham, adalah cara sebuah tim bereaksi secara kolektif soal keputusan itu.
‘’Tugas saya adalah memastikan para pemain punya reaksi yang tepat. Keputusan memilih pemain ada di tangan saya,’’ tuturnya.
Dalam laga terakhir di Premier League, Si Biru memukul Wolverhampton Wanderers 3-0.
‘’Performa kami pekan ini fantastis. Kami membuat progres di tim dengan permainan yang kami tunjukkan. Sikap para pemain juga sangat hebat,’’ tegasnya. (HS-06)