in

Monumen Soedirman, Sebagai Objek Wisata Pesona Alam dan Waduk Mrica dari Ketinggian

Objek wisata Monumen Bendungan Soedirman (MBS) di Desa Tapen Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara diresmikan Bupati Banjarnegara Amalia Desiana, Kamis (24/4/2025).

HALO BANJARNEGARA – Objek wisata Monumen Bendungan Soedirman (MBS) di Desa Tapen Kecamatan Wanadadi Kabupaten Banjarnegara diresmikan Bupati Banjarnegara Amalia Desiana, pada hari Kamis (24/4/2025).

Objek wisata MBS menawarkan pesona alam dan waduk mrica yang berada di sekitar MBS dari puncak monument Soedriman yang berada di ketinggian sekitar 70 meter.

Objek wisata MBS bisa menjadi pilihan yang menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam dengan cara yang berbeda dan unik. Dari lembah MBS, pengunjung dapat melihat hamparan rumput hijau yang luas, bendungan mrica atau Bendungan Soedirman serta  dengan perbukitan di wilayah selatan Banjarnegara.

Bupati Banjarnegara berharap, objek wisata Monumen Bendungan Soedirman dapat menjadi salah satu  objek wisata andalan di Banjarnegara  serta memberi kontribusi perekonomian bagi masyarakat di wilayah tersebut.

“Kembangkan terus obyek wisata Monumen Bendungan Soedirman ini dari berbagai aspek agar menarik bagi wisatawan lokal dan dari luar Banjarnegara, semakin besar obyek wisataini tentunya juga akan  meningkatkan perekonomian warga sekitar obyek wisata,” ujar Amalia.

Bupat juga menyebut, jika grand opening objek wisaya MBS ini menjadi titik awal kerjasama yang baik dengan Indonesia Power UBP Mrica dan mudah mudahan bisa dijalin kerjasama di bidang yang lain yang bermuara kepada kesejehteraan masyarakat.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada Indonesia Power UBP Mrica yang peduli terhadap pengembangan pariwisata di Banjarnegara yang berujung kepada peningkatan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Bupati juga meminta kepada daerah lain untuk mengembangkan wisata minimal di setiap kecamatan.

Amalia berharap objek wisata MBS bisa menjadi embrio bagi daerah lain untuk melakukan pengembangan wisata lain  di Banjarnegara.

“Minimal satu kecamatan satu obyek wisata  sehingga bisa menjadi penyangga wisata selain obyek wisata utama Dataran Tinggi Dieng,” harap Bupati.

Sementara Kepala Desa Tapen Sukarso juga berharap ke depan objek wisata Monumen Bendungan Soedirman (MBS) terus mendapat Support dari pemerintah daerah Banjarnegara untuk pengembangan.

“Saat ini memang baru didominasi wisatawan lokal, namun tidak sedikit wisatawan dari luar kota yang datang ke obhek wisata Monumen  Bendungan Soedirman ini,” ungkapnya.

Objek wisata Monumen Bendungan Soedirman (MBS) sendiri mulai soft opening  sejak 27 Februari 2025 lalu, dan setelah  melalui promosi lewat pokdarwis dan media sosial,  pada libur ldul Fitri 1446 Hijriah kemarin mulai ramai dikunjungi wisatawan.

“Pada libur kemarin kemarin kita sempat kewalahan saking banyaknya wisatawan yang datang ke Monumen Bendungan Soedirman ini,” lanjutnya.

Sukarso juga menyebut, saat ini objek wisata Monumen Bendungan Soedirman sudah dilengkapi dengan berbagai fasilitas dasar objek wisata seperti MCK, gazebo, kafe dan fasilitas lain yang masih dalam proses penyempurnaan.

“Saat ini kita baru bisa menyerap 27 tenaga kerja lokal sekitar. Mudah mudahan seiring dengan berkembangnya objek wisata, akan semakin banyak pula tenaga kerja yang terserap,” bebernya. (HS-06)

Bola Voli Putri Pertamina Juarai Putaran Pertama Usai Kalahkan Popsivo

Walikota Ajak Forwakot Ikut Buat Event di Perayaan HUT Kota Semarang