in

Meski Sarpras Belum Lengkap, Gedung Kesenian Ki Narto Sabdo TBRS Diminta Tetap Beroperasi

Gedung kesenian Ki Narto Sabdo di komplek TBRS yang sudah rampung sejak akhir tahun 2022.

HALO SEMARANG – Belum lengkapnya sarana dan prasarana (Sarpras) di dalam gedung Kesenian Ki Narto Sabdo, di komplek Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) Semarang yang sudah rampung dibangun pada akhir 2022, ditanggapi oleh Walikota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu.

Menurut Mbak Ita, sapaan akrab Hevearita G Rahayu, pengelola gedung yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang telah diminta untuk tetap mengoperasikan gedung kesenian Ki Narto Sabdo meski sarprasnya belum komplet.

“Saya sudah sampaikan hal itu, saat rapat terkait pendapatan. Pak Kadisbudpar menyampaikan ada kekurangan sarpras yaitu LED, genset, tempat rias dan perlengkapan lainnya. Ya sudah jangan menunggu sarpras lengkap, dan saya bilang bisa disewakan sesuai yang ada. Kalau kita menunggu tahun depan ya sayang tidak ada perawatan, kalau gedung dipakai dengan gak dipakai kan berbeda. Kalau setiap kali dipake kan tentunya akan beda. Ya sudah dikaji dengan kondisi belum lengkap sewanya juga akan lebih murah. Jangan kekurangan jadi suatu permasalahan,” ujarnya, Kamis (22/6/2023).

Mbak Ita juga meminta, dalam pembangunan gedung harus ada sinergi dengan dinas-dinas terkait.

“Memang proses lelang tahapannya pembangunan (Gedung Ki Narto Sabdo) sudah ada, kadang diperencanaan awal ada yang kurang. Kalau bangun gedung harus dipikirkan sampai detail, sarpras ada furnish-nya. Distaru hanya membangun gedung aja, yang dalamnya adalah bagian Disbudpar. Sehingga bersama-sama harus pro aktif untuk merencanakan dengan matang,” imbuhnya.

Menurut Ita, tahapan yang tahun ini berlangsung adalah proses lelang sarana dan prasarana gedung. Ita pun menyayangkan proses perencanaan awal yang kurang matang.

Ita menambahkan, perencanaan pembangunan gedung kesenian tersebut seharusnya sejalan dengan perencanaan sarprasnya.

“Sebenarnya lelang LED, genset itu di katalog mudah jika sebelumnya ada perencanaan di biayanya. Tahun ini dianggarkan untuk sarpras itu,” katanya.

Selanjutnya, Ita memaparkan tahun ini juga sedang penyusunan Detail Engineering Design (DED) pembangunan lingkungan TBRS.

“Target tahun 2023 pembuatan DEDnya selesai, dan baru proses lelang dilakukan tahun depan (2024 red). Yaitu termasuk lelang pembangunan Amphitheater dan taman,” pungkasnya. (HS-06)

 

Bank Jateng Serahkan Hadiah Undian Tabungan Bima di Capem Unnes, Ini Pemenangnya

Menjadi Tenaga Kerja Terampil, 320 Peserta Lulus Pelatihan Kompetensi