HALO KENDAL – Gunungan yang berisi hasil bumi berupa sayur mayur dan buah-buahan diperebutkan warga Desa Kedunggading Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal di area persawahan desa setempat, Selasa (16/8/2022).
Gunungan serta perlengkapan selamatan di antaranya nasi megono dipikul dari kantor balai desa menuju area persawahan, dipimpin Kepala Desa Kedunggading, Budiyono diikuti perangkat desa, para petani, serta siswa-siswi TK dan SD yang ada di Kedunggading.
Budiyono mengatakan, kegiatan yang digelar Pemerintah Desa Kedunggading ini merupakan acara Merti Desa Sedekah Bumi. Berbagai rangkaian kegiatan sebelumnya telah dilakukan seperti istighosah, pengajian haul pendiri Desa Kedunggading, dan kirab bersih desa.
“Kegiatan merti desa ini sebagai bentuk rasa syukur kita terhadap hasil pertanian. Harapannya ke depan panennya semakin baik dan semakin berkah untuk pertaniannya,” ungkapnya.
Budiyono juga menjelaskan, acara kirab merti desa ini dilaksanakan baru pertama kali di Desa Kedunggading, dengan mengambil start dari balai desa menuju area persawahan untuk acara seremonial selamatan.
“Ada kegiatan yang sudah rutin setiap tahun seperti pengajian, selamatan. Ini yang sedekah bumi bersamaan bersih desa baru pertama kali ini. Kedepan harapannya animo masyarakat yang ikut lebih banyak,” imbuhnya.
Budiyono menambahkan selain para petani, acara merti desa ini juga diikuti oleh anak-anak TK dan SD yang sekaligus sebagai sarana edukasi kepada generasi muda.
“Harapannya dengan adanya edukasi ini, para siswa TK maupun SD bisa menangkap maksud tujuan dan prosesi merti desa ini. Sehingga di masa yang akan datang, para generasi bisa melestarikan atau nguri-uri budaya warisan leluhur,” ungkapnya.
Usai doa bersama para warga Kedunggading yang 85 persen berpenghasilan sebagai petani, ramai berebut gunungan yang disediakan. Selanjutnya mereka bersama-sama menyantap hidangan selamatan berupa nasi megono.
Salah seorang petani Desa Kedunggading Sutopo (52), mengaku rela berdesak-desakan ikut berebut gunungan agar mendapatkan berkah dari hasil panen pertanian yang sudah ia tanam.
“Saya dapat lombok, gambas, kacang terus brambang ini. Harapannya menanam cabe ya berkah, menanam apa saja ya berkah. Kebetulan saat ini saya sedang tanam tembakau. Semoga semuanya hasilnya bagus dan berkah,” ungkapnya.
Sementara itu Kepala Sekolah TK Tunas Bangsa Sri Waryanti mengatakan, dirinya mengajak anak didik untuk memberikan pengetahuan sejak dini serta memberikan edukasi terkait pertanian.
Terkait kegiatan ini, ia mengaku, pihaknya juga mendukung adanya kirab merti desa yang digelar Pemerintah Desa Kedunggading. Menurutnya ini adalah salah satu budaya yang harus dilestarikan.
“Dengan mengikuti acara ini harapannya ya agar anak-anak bisa mengenal sejak dini bahwa Desa Kedunggading ini sebagian besar mata pencaharian masyarakat di Kedunggading ini adalah bertani,” pungkasnya. (HS-06)