HALO KENDAL – Pemerintah Desa (Pemdes) Karanganyar, Kecamatan Plantungan, Kabupaten Kendal melaksanakan sosialisasi dan implementasi Program Digitalisasi Arsip Pertanahan Desa (Protades) yang bertempat di Balai Desa Karanganyar sebagai pusat pelayanan masyarakat, Kamis (26/2/2026).
Protades adalah sebuah aplikasi/platform mandiri yang diciptakan oleh Juni Prayitno dan tim untuk mendigitalisasi arsip tanah di desa agar lebih aman dan efisien, serta saat ini aktif melakukan sosialisasi ke berbagai daerah di Pulau Jawa.
Sosialisasi bertema “Menuju Desa Digital Nasional”, mengangkat materi Transformasi Digital Tata Kelola Pemdes, Modernisasi Layanan Publik Desa Terintegrasi, Pemberdayaan Ekosistem Digital Masyarakat, dan Akselerasi Ekonomi Digital Desa didukung sepenuhnya oleh Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mifta Reza NP.
Juni Prayutno mengatakan, maksud dan tujuan sosialisasi dari Protades adalah untuk mempercepat transformasi digital di Desa Karanganyar.
“Tidak hanya untuk pelayanan surat menyurat, tetapi Protades adalah platform terpadu yang mencakup pelayanan administrasi dan surat menyurat online, fitur interaksi warga seperti social media desa, marketplace desa untuk mendukung UMKM lokal, sistem pengawasan desa yang bisa terhubung dengan CCTV dan transparansi dan informasi kegiatan desa,” paparnya.
Dengan sistem ini, lanjut Juni, masyarakat tidak perlu lagi datang ke balai desa hanya untuk mengurus surat. Menurutnya, warga bisa mengajukan permohonan surat langsung cukup dari rumah melalui aplikasi.
Kepala Desa Karanganyar, Amin Arifandi mengatakan, sosialisasi diikuti 35 peserta, terdiri dari perangkat Desa Karanganyar, ketua RT dan RW, lembaga desa, serta operator sistem digital desa.
Melalui sistem, akan membuat pelayanan pemerintahan desa lebih cepat, lebih efisien, lebih transparan, dan terdokumentasi secara digital.
Amin juga mengucapkan terima kasih kepada Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Mifta Reza NP atau Masta sapaan akrabnya, yang telah mendukung penyelenggaraan sosialisasi menuju Desa Digital di Karanganyar.
“Kami ingin Desa Karanganyar menjadi desa yang modern, terbuka, dan berbasis teknologi. Selain itu, dengan sosialidasi, seluruh unsur desa harus memahami sistem ini agar implementasinya berjalan maksimal. Kami ingin sistem ini langsung diterapkan dan terintegrasi dengan pelayanan harian,” ungkap Amin.
Sementara Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, sekaligus Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Kendal, Mifta Reza NP mengatakan, dirinya mendukung sosialisasi Protades sebagai inovasi teknologi desa, juga bertujuan untuk menyelamatkan arsip pertanahan.
“Partai Gerindra, sebagai partai yang fokus pada pembangunan desa dan kedaulatan bangsa, sesuai dengan visi Bapak Prabowo Subianto, memiliki kesamaan semangat dengan konsep Protades yang menjaga kedaulatan arsip tanah desa dan menuju desa digital,” ujar Masta. (HS-06)


