in

Mendag Ikut Berlari, Masyarakat Antusias dalam Kebumen Beach Marathon 2023

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan jajaran Forkopimda serta pimpinan OPD , meramaikan Kebumen Beach Maraton, di Pantai Pandan Kuning, Sabtu (30/12/2023). (Foto : kebumenkab.go.id)

 

HALO KEBUMEN – Ribuan peserta antusias mengikuti event Kebumen Beach Maraton (KBM), di Pantai Pandan Kuning, Sabtu (30/12/2023). Ini adalah kali kedua KBM diadakan di Pantai Pandan Kuning.

Kegiatan ini dihadiri pula oleh Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan. Dia bersama Bupati Kebumen Arif Sugiyanto dan jajaran Forkopimda serta pimpinan OPD  meramaikan KBM bersama para peserta lainnya.

Dengan suasana pantai selatan dan rindangnya pohon cemara, membuat event KBM menjadi daya tarik sendiri bagi para pelari. Peserta ada yang datang  dari kota besar-besar di Indonesia, juga luar negeri.

“Kita bersyukur KBM tahun ini diikuti sekitar 2.500 peserta dari berbagai kota di Indonesia. Bahkan dari luar negeri di tujuh negara, baik Asia dan Eropa. Hal ini menandakan KBM punya daya tarik sendiri bagi para pelari,” kata Bupati Kebumen Arif Sugiyanto, seperti dirilis kebumenkab.go.id.

Bupati menyadari, KBM tahun ini masih banyak kekurangan. Dia juga mendengar langsung keluhan dari sejumlah peserta, yang merasa belum terlayani dengan baik.

Pihaknya pun siap melakukan evaluasi terhadap Panitia untuk kemajuan dan kebaikan bersama.

“Kita menyadari kekurangan itu pasti ada. Keluhan dan unek-unek yang disampaikan peserta menjadi evaluasi yang baik buat kami untuk berbenah, memperbaiki kesalahan dan kekurangan agar ke depan KBM bisa lebih profesional lagi,” ujarnya.

Bupati juga menyampaikan permintaan maaf kepada semua peserta, yang merasa tidak terlayani dengan baik.

Ia berharap KBM ini bisa terus membawa kesadaran masyarakat untuk bisa mencintai olahraga sambil wisata, khususnya lari pantai.

“Memang tahun ini event ini sepenuhnya kita serahkan ke EO atau panitia. Jadi apabila ada kekurangan dan kesalahan, tentunya kami sampaikan permintaan maaf kepada seluruh peserta,” ucapnya.

Bangun Pasar

Sebelumnya, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan, menjanjikan bakal membangun lagi pasar tradisional di Kabupaten Kebumen. Saat ini total sudah 34 pasar dibangun oleh Kementerian Perdagangan RI.

Hal itu disampaikan Zulkifli, saat menjadi pembicara dalam pertemuan bareng pelaku UMKM, pedagang pasar, BUMDes dan kepala desa di Trio Azana Style, baru-baru ini.

Mendag mengatakan, pasar-pasar tradisional perlu direnovasi atau dibangun kembali menjadi lebih modern agar tidak kalah dengan mal-mal dan swalayan.

Menurutnya, pasar tradisional harus dikemas menjadi tempat yang bersih dan aman bagi pembeli.

“Biar pedagangnya juga bisa naik kelas, sistemnya harus lebih modern. Mau menggunakan teknologi pendukung untuk memasarkan produknya. Pembayaran juga bisa non tunai. Insya Allah tahun depan akan kita bangun lagi,” ujar Mendag.

Menurut Mendag, perlu ada kesadaran dari masyarakat untuk menjaga pasar, tempat dimana mereka mengais rezeki. Ia yakin di tengah gempuran pasar online, pasar tradisional bisa kembali ramai, kalau para pedagang mampu melakukan inovasi, adaptif dengan teknologi, dan mau menjaga kebersihan pasar.

Sementara itu, Bupati Kebumen Arif Sugiyanto yang hadir pada acara tersebut menyampaikan terima kasih atas komitmen dan perhatian Pemerintah Pusat khususnya Kemendag yang telah banyak membangun pasar rakyat di Kebumen.

“Ada banyak pasar yang dibangun, seperti halnya Pasar Dorowati, Pasar Kejawang, Pasar Kutowinangun, Pasar Kebumen, Pasar pagi dan lain-lain. Pasar-pasar di Kebumen sudah jadi bagus-bagus, alhamdulillah,” ujar Bupati.

Bupati menuturkan, pihaknya juga berupaya menjadikan pasar tradisional kembali ramai dikunjungi pembeli. Jangan sampai kata dia, pasarnya sudah bagus, tapi pengunjung atau pembelinya tidak ada. Menurutnya harus ada upaya-upaya lain

“Misalnya di sekitar pasar kita kembangkan pusat kuliner, atau tempat untuk nongkrong yang asyik seperti halnya area Moro Soetta. Atau buat event-event yang ada di dekat pasar. Seperti halnya Moro Seotta festival dan lain-lain,” ujar Bupati.

Kemudian, pihaknya juga mewajibkan para ASN untuk belanja di pasar-pasar tradisional setiap bulannya.

Hal itu kata Bupati sudah berjalan secara rutin, sehingga bisa membantu menggiatkan kembali pasar tradisional. (HS-08)

Kantor Terpadu Pemkab Sragen Ditempati Oktober 2024

Sambut Malam Tahun Baru, Ini Imbauan Anggota DPRD Kota Semarang