HALO SPORT – Seri perdana MotoGP 2024 di Sirkuit Lusail, Qatar, 10 Maret lalu berakhir sangat mengecewakan bagi tim Yamaha.
Fabio Quartararo hanya finis di posisi ke-11 dengan selisih waktu tertinggal hingga 17 detik lebih lambat dari sang juara Pecco Bagnaia (Ducati Lenovo).
Quartararo pernah menang di Lusail pada musim 2021.
El Diablo (Si Iblis), julukan Fabio, mengakui ada jarak yang semakin lebar antara timnya dan pabrikan Eropa.
Pembalap berkebangsaan Prancis ini menyebut situasi Honda malah lebih baik dari Yamaha, kendati kini sama-sama sedang terpuruk sebagai sesama tim pabrikan Jepang.
’’Kami berhasil melakukan beberapa perbaikan, tapi rival kami jauh lebih unggul,’’ ujar Quartararo seperti dikutip dari Paddock GP.
Juara dunia MotoGP 2021 itu juga menyoroti kemunduran yang dialami timnya.
Dulu Yamaha punya keunggulan dalam tikungan, tapi sekarang tidak lagi.
Kesenjangan yang kian lebar di Yamaha dengan pabrikan lain membuat masa depan Si Iblis mulai dipertanyakan.
Kontraknya bakal habis pada akhir musim 2024.
Sudah beredar rumor El Diablo akan hengkang ke Aprilia yang lebih menjanjikan.
Yamaha menjadi satu-satunya tim yang tak memiliki skuad satelit.
Pasukan Garpu Tala hanya diperkuat dua rider, yakni Quartararo dan pendatang baru Alex Rins.
Rins yang melambung bersama Suzuki dan lumayan saat membela tim satelit Honda terbukti tak berdaya ketika menunggangi Yamaha.
Sepak terjang duet Yamaha ini bakal kembali diuji pada MotoGP Portugal, 22-24 Maret 2024. (HS-06)