HALO KENDAL – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) untuk memilih Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kendal, sejauh ini baru beberapa nama yang sudah menyatakan siap maju ke Pilkada 2024.
Adapun nama-nama yang sudah terang-terangan menyatakan siap maju, yaitu Windu Suko Basuki, petahana Wakil Bupati Kendal dari Partai Demokrat dan Dyah Kartika Permanasari, Anggota DPRD Jateng dari PDI Perjuangan.
Sementara figur lain, seperti Mifta Reza NP, Anggota DPRD Jateng dari Gerindra, meski belum secara resmi menyatakan sikap, namun sudah meyakinkan dirinya siap maju di Pilkada Kendal dengan berbagai pamflet yang tersebar.
Sedangkan calon-calon lain yang juga diprediksi bakal maju, seperti Ustaz Ali Nurudin (mantan calon bupati), Mirna Anissa (mantan bupati), dan Muhammad Makmun (Ketua DPRD Kendal), hingga saat ini juga belum menyatakan sikapnya.
Saat ini sejumlah parpol sudah melakukan safari politik dan silaturahim ke parpol lain, mulai dari DPC Partai Demokrat, DPD II Partai Golkar, DPC Partai Gerindra, dan DPC PDI Perjuangan. Namun belum ada keterangan resmi dari mereka, siapa kandidat yang akan dicalonkan dalam pilkada nanti.
Mereka berdalih, kunjungan ke sejumlah parpol sebagai ajang silaturahim dan menjalin komunikasi yang baik antar parpol. Bisa diartikan sebagai sarana penjajakan.
Seperti diungkapkan Akhmat Suyuti selaku Ketua DPC PDI Perjuangan Kendal, saat bersama jajaran pengurus mengantarkan Dyah Kartika Permanasari untuk mengambil formulir pendaftaran di DPC PKB, DPC PPP dan DPD NasDem, dilanjut silaturahmi dengan DPD PKS, Rabu (15/5/2024).
“Ya kita bersilaturahmi ke sejumlah parpol untuk mengantarkan kader PDI Perjuangan, yaitu Mbak Tika untuk mendaftarkan diri menjadi Bakal Calon Kepala Daerah Kendal di Pilkada 2024,” ungkapnya.
Meski begitu, Suyuti menyadari jika keputusan siapa calon yang mendapatkan rekomendasi ada di DPP Pusat, namun komunikasi untuk berkoalisi terus dibangun PDI Perjuangan.
Hal yang sama disampaikan Muhammad Makmun, selaku Ketua DPC PKB Kendal, Muhammad Makmun. pihaknya menerima siapapun yang ingin bersilaturahmi dan menjalin komunikasi sebagai langkah koalisi.
“Ya meski PKB sebagai partai pemenang Pemilu 2024 dan satu-satunya partai di Kendal yang memenuhi syarat mengajukan calon untuk Pilkada, tapi kami tetap terus menjalin silaturahmi dan komunikasi yang baik dengan parpol-parpol lain,” ujarnya.
Makmun juga mengaku, meski partainya sudah memenuhi syarat untuk mengajukan calon, namun Makmun belum berani berkomentar siapa calon dari PKB untuk Pilkada Kendal 2024.
Pernyataan yang sama juga diungkapkan Abdul Syukur, selaku Ketua DPC PPP Kendal, pihaknya menerima siapapun yang ingin bersilaturahmi dan menjalin komunikasi sebagai langkah koalisi.
“Ya silaturahmi itu kan bagus, untuk membangun komunikasi. Jadi kami terbuka kepada siapapun,” ungkapnya.
Terlepas dari itu semua, saat ini baru Windu Suko Basuki dan Dyah Kartika Permanasari yang sudah menyatakan sikap benar-benar siap maju di Pikada.
Seperti ditegaskan Windu Suko Basuki, saat mendaftarkan diri di DPC PKB Kendal, Selasa (14/5/2024). Dirinya menyadari, jika partainya yaitu Demokrat hanya memperoleh satu kursi di DPRD Kendal dalam Pemilu 2024 lalu.
“Saya menyadari, saya ini hanya punya satu kursi, tapi saya siap maju mencalonkan sebagai Bupati di Pilkada Kendal 2024. Untuk itu saya menjalin silaturahmi dan komunikasi dengan partai-partai lain,” tandasnya.
Sementara Dyah Kartika Permanasari juga mengaku siap mencalonkan diri sebagai Bupati Kendal. “Saya dan PDI Perjuangan siap maju di Pilkada Kendal 2024,” tandasnya. (HS-06).