HALO SEMARANG – Banyaknya kasus perundungan atau bullying yang melibatkan pelajar di beberapa daerah, mendapat perhatian Wakil Ketua DPRD Jateng, Heri Pudyatmoko.
Politisi Partai Gerindra tersebut mengatakan, perlu adanya sistem pendidikan yang menguatkan mental dan karakter kepada para pelajar di Jawa Tengah, khususnya tentang pelajaran moral dan etika.
Sebagaimana telah viral di media, beberapa kasus bullying terjadi di Cilacap dan Balikpapan. Perundungan dan penganiayaan siswa SMP terjadi di wilayah Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Cilacap.
Peristiwa diketahui terjadi di SMPN 2 Cimanggu. Polisi kemudian turun tangan dan mengamankan dua pelaku, siswa inisial WS (14) dan MK (15) untuk kemudian ditetapkan jadi tersangka.
Tak berhenti di situ, kasus bullying yang melibatkan pelajar juga terjadi di Balikpapan dengan kasus perundungan atau bullying sekelompok anak dengan kekerasan fisik terhadap seorang anak di kawasan Balikpapan, Kalimantan Timur.
Kedua kasus tersebut saat ini telah ditangani oleh pihak kepolisian. Menurut Heri Londo, sapaan akrab Heri Pudyatmoko, kasus kekerasan yang melibatkan pelajar sangatlah memprihatinkan.
“Ini harus segera diantisipasi oleh pihak terkait seperti sekolah dan orang tua murid. Pendidikan karakter ke anak harus dikedepankan. Jika kasus ini masih terus terjadi, tentu akan mencoreng citra dunia pendidikan,” ujarnya.
Ditambahkan, sekolah-sekolah harus mengawasi para murid saat berada di sekolah. Begitu pun saat murid-murid pulang, orang tua juga harus memberikan pengawasan.
“Saat di sekolah, sekolah harus tanggung jawab dengan pengawasan para murid-murid. Saat sudah pulang ke rumah, orang tua juga harus kontrol anaknya. Komunikasi antarsekolah dan orang tua juga harus intens,” lanjutnya.
Dinas pendidikan setempat menurutnya juga harus lebih serius dalam mencegah aksi bullying dan perundungan di lingkungan sekolah. Hal ini dilakukan demi masa depan anak agar tidak berkonflik dengan hukum serta tidak memiliki catatan kriminal.
“Intinya kolaborasi antara sekolah dengan Komite Sekolah untuk terus mengkampanyekan semangat anti-bullying. Kami di legislatif juga mendorong agar ada materi pendidikan karakter yang menguatkan mental pelajar dan lebih memahami perbendaan. Kami juga meminta kepada pelajar untuk tidak nekat melakukan bullying dan merundung siswa lainnya, karena itu bisa menjadi persoalan hukum. Sekolah diharapkan bisa menjadi tempat yang nyaman dalam menatap masa depan dan juga untuk mengembangkan bakat anak,” tandasnya.(Advetorial-HS)