in

Mahasiswa Unnes Latih Warga Cara Pembuatan Kerajinan Berbahan Baku Tulang Daun Kering di Desa Jatirejo

Mahasiswa Unnes melatih warga dalam pembuatan kerajinan dari bahan baku tulang daun kering di Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Senin (13/11/2023).

HALO SEMARANG – Kegiatan edukasi dan pendampingan dalam pembuatan kerajinan dari bahan baku tulang daun kering menjadi sorotan di Balai Desa Jatirejo, Kecamatan Ngargoyoso, Karanganyar, Senin (13/11/2023). Kegiatan ini diinisiasi oleh tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) GIAT 6 Universitas Negeri Semarang (Unnes) untuk mengembangkan potensi lokal dan memberikan pengetahuan baru kepada masyarakat.

Tim KKN Unnes membawa pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah bahan baku tulang daun kering menjadi kerajinan tangan yang bernilai seni tinggi. Mahasiswa KKN Unnes Desa Jatirejo, Ricky Rinto Maulana mengatakan, pada awal kegiatan, peserta diberikan edukasi mengenai potensi dan manfaat bahan baku tulang daun kering.

“Para anggota tim menjelaskan cara mengumpulkan dan mempersiapkan bahan baku, serta membuat kerajinan dari tulang daun kering tersebut,” ujarnya.

Warga Desa Jatirejo diajak untuk berpartisipasi langsung dalam workshop pembuatan kerajinan. Menurut dia, mereka mendapatkan panduan langkah demi langkah dari tim KKN, mulai dari pemilihan dan persiapan bahan, hingga teknik-teknik pembentukan yang menarik. Alat yang dipersiapkan ialah kompor, panci, pengaduk, nampan, sikat gigi, dan kertas bekas, sedangkan bahannya daun, air bersih, detergen, dan bayclin.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang membuat kerajinan tangan, tetapi juga tentang memberdayakan potensi lokal. Tulang daun kering adalah sumber daya alam yang melimpah di sekitar kita dan bisa diolah menjadi karya seni bernilai ekonomi,” ungkap Ricky.

Warga Desa Jatirejo tampak antusias mencoba dan mengapresiasi keindahan hasil karya yang mereka buat. Selama kegiatan, terjalin interaksi yang positif antara tim KKN dan masyarakat, serta saling bertukar pengalaman dan pengetahuan. Masyarakat berhasil membuat kerajinan dari bahan baku daun kering berupa gantungan kunci.

Menurut dia, kegiatan ini tidak hanya memberikan pengetahuan baru, tetapi juga menciptakan peluang ekonomi lokal melalui kerajinan yang dihasilkan. Dengan semangat kolaborasi dan pemberdayaan, Tim KKN GIAT 6 UNNES berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk mengembangkan potensi masyarakat desa dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.(HS)

Jasa Raharja dan Korlantas Polri Serahkan Alat Bantu bagi Disabilitas Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Ketua Dekase: Lewat Media Seni, Pemkot Semarang Bisa Sosialisasikan Programnya