
HALO SEMARANG – Tim KKN Tematik 1 Undip di Sekaran, Kecamatan Gunungpati, Semarang menjalankan KKN secara hybrid dengan melakukan perbanyakan tanaman herbal dari rumah, Rabu (26/5/2021).
Kegiatan ini merupakan kombinasi program yang ditempuh mahasiswa dari rumah dan penerjunan langsung ke masyarakat Kelurahan Sekaran, Gunungpati, Semarang.
Beragam program dari rumah dijalankan mahasiswa, mulai dari pembuatan media edukasi, pembuatan publikasi dan buku saku, hingga percobaan perbanyakan pada tanaman herbal.
Dalam melakukan perbanyakan, ada setidaknya 50 tanaman yang diuji coba mulai dari tanaman yang mudah ditemukan seperti cabai, asam jawa dan bumbu dapur lainnya, hingga tanaman yang relatif langka ditemukan.
Tak hanya jenis tanaman, teknik perbanyakan dan perlakuan terhadap tanaman yang dilakukan juga sangat beragam.
Salah satu mahasiswa KKN, Annisa Uzma mencoba mengembangkan teknik perbanyakan tanaman herbal pada tanaman cabai jawa, baboan, sembung, dan keji beling. Tanaman tersebut sengaja dipilih karena di tengah pandemi Covid-19 khasiat dari tanaman tersebut sangat berguna bagi masyarakat.
“Di tengah pandemi ini, tanaman herbal punya peran penting untuk bisa diolah jadi obat herbal. Kebiasaan konsumsi obat herbal ini harus kita lestarikan hingga anak cucu kita,” ujar Annisa.
Annisa menerapkan, dua teknik dalam penanamannya yaitu dengan biji dan juga stek batang. Meskipun sempat menghadapi berbagai tantangan seperti tanaman sulit tumbuh hingga harus mati karena cuaca ekstrem, kini tanamannya sudah mulai tumbuh dan perkembangannya cukup pesat.
“Harapannya tanaman-tanaman ini akan terus tumbuh dan dapat dimanfaatkan masyarakat karena sangat berkhasiat meningkatkan daya tahan tubuh dalam memproteksi diri dari Covid-19,” ujar Annisa.
Selain akan didistrubusikan langsung ke masyarakat Sekaran, Gunungpati, Semarang, hasil tanaman nantinya akan ditempatkan di greenhouse milik masyarakat sekitar.
Selain itu, tanaman yang layak jual juga akan di wirausahakan sehingga diharapkan upaya ini dapat mendorong ekonomi masyarakat Sekaran menjadi semakin meningkat.(HS)