in

Lewat ‘Kempling Semar’, Eli Dapat  Beras dan Sayur dengan Harga Terjangkau

Program Ketahanan Pangan Keliling Semarang (Kempling Semar), yang dilaksanakan oleh Pemkot Semarang di Jl Bulustalan III B No 307, Kelurahan Bulustalan, Kecamatan Semarang Selatan, Kota Semarang, Rabu (23/07/2025). (Foto : Dok Pemkot Semarang)

 

HALO SEMARANG – Program Ketahanan Pangan Keliling Semarang (Kempling Semar), yang di-launching Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti beberapa waktu lalu, telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Elizaldo, warga Kelurahan Kalibanteng Kidul, Kecamatan Semarang Barat menuturkan jika Kempling Semar memiliki manfaat yang besar apalagi untuk ibu-ibu rumah tangga.

“Menurut saya, Kempling Semar sangat bermanfaat,  apalagi bagi ibu-ibu seperti saya, ditambah dengan saat ini harga beras sangat mahal sekitar 70 ribuan,” ujar Elizaldo, Selasa (22/7/2025).

Kempling Semar merupakan pengembangan dari program “Pak Rahman” atau Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman, yang mendekatkan akses pangan ke konsumen menggunakan kendaraan keliling.

Kendaraan tersebut akan membawa komoditas pangan pokok langsung, ke lokasi-lokasi strategis di 177 kelurahan hingga tingkat RT, dengan frekuensi 4 titik lokasi per hari.

Kempling Semar akan menjangkau 50 titik di 4 kecamatan yaitu Kecamatan Semarang Tengah, Kecamatan Semarang Selatan, Kecamatan Semarang Barat, dan Kecamatan Semarang Utara mulai tanggal 11 – 29 Juli.

Untuk jangka menengah, Kempling Semarang direncanakan akan menjangkau 6 kecamatan, sedangkan jangka panjang akan menjangkau 6 kecamatan lagi, sehingga semua kecamatan di Kota Semarang dapat merasakan program Kempling Semar.

Dalam implementasinya, Kempling Semar berkolaborasi dengan Bank Indonesia, Perum Bulog, PT Jateng Agro Berdikari, PT Bhumi Pandanaran Sejahtera, PT Rajawali Nusantara Indonesia, BUMP PT Lumpang Semar Sejahtera, Prima Freshmart, Kios Pangan 21 Sejahtera, Kios Pangan Bu Onyot, dan Petruk Semar dari Dinas Pertanian Kota Semarang.

“Kemarin saya membeli beras 5 kilogram seharga Rp62.500 dan membeli sayuran dengan harga Rp10.000 mendapatkan 3 jenis sayuran. Sayurnya segar, berasnya juga terjangkau,” tambah Elizaldo.

Dirinya berharap, program Kempling Semar dapat terus diadakan. Apalagi saat ini harga bahan pokok sedang tinggi-tingginya. Ia juga berharap informasi dari program Kempling Semar dapat lebih disebarluaskan.

Melalui sejumlah kolaborasi  Pemerintah Kota Semarang dengan berbagai pihak diharapkan program ini akan terus dikembangkan guna mengoptimalkan stabilitas harga pangan dan mewujudkan alur serta mekanisme stabilisasi harga pangan yang lebih efektif dan efisien. (HS-08)

Pemkab Brebes Berupaya Wujudkan Kesetaraan Pendidikan

JAPFA dan Pemkab Tegal Bersinergi Dorong Gizi Seimbang di Sekolah Dasar