HALO SEMARANG – Jorge Martin belum tampil stabil pada MotoGP 2022 setelah hanya menempati peringkat kesembilan dalam klasemen akhir.
Pembalap berkebangsaan Spanyol berusia 24 tahun itu mengumpulkan 152 poin dari 20 balapan yang dilakoninya.
Martin tidak mampu memetik kemenangan, dan pencapaian terbaiknya adalah podium kedua pada MotoGP Argentina dan MotoGP Catalunya.
Dia gagal naik ke tim pabrikan lantaran kalah bersaing dari Enea Bastianini.
Martinator, julukan Jorge, ingin seperti Francesco Bagnaia yang menjadi juara dunia MotoGP musim ini.
Bagnaia dinilai sebagai pembalap dengan paket komplet dan memiliki kecerdasan luar biasa yang didukung dengan mentalitas juara.
Berkat kerja keras dan semangat pantang menyerah, Bagnaia sukses membalikkan keadaan dan berhasil melewati Fabio Quartararo, rival terberatnya.
‘’Bagnaia telah tujuh kali menang musim ini, dan itu menjadi tolok ukur semua pembalap Ducati selama dua tahun terakhir,’’ kata Martin seperti dikutip dari Speedweek.
Jorge mengaku ingin belajar dari sukses dari rider tim pabrikan Ducati itu.
‘’Mudah-mudahan kami bisa meningkat untuk musim depan. Saya sudah berada di level tinggi, dan siap bersaing dengan Bagnaia,’’ tandasnya.
Di tim Pramac Racing Ducati, Martinator tetap didampingi Johann Marco.
Jorge pernah menjadi juara dunia Moto3 2018, dan dua tahun berkiprah di Moto2.
Sejak 2021, dia dipercaya membela Pramac dengan torehan sekali menang dan delapan podium dari 34 kali start di kelas utama MotoGP. (HS-06)