in

Lantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Plt Bupati Pekalongan Tekankan Sinergi dan Pelayanan

Acara pelantikan 10 pejabat pimpinan tinggi pratama, di Aula Setda Lantai 1 Kabupaten Pekalongan, Senin (28/9/2026). (Foto : pekalongankab.go.id)

 

HALO PEKALONGAN – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pekalongan, H Sukirman, mendorong 10 pejabat pimpinan tinggi pratama yang baru dilantik untuk segera meningkatkan daya juang, kinerja, dan sinergi dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Pekalongan, H Sukirman setelah melantik 10 pejabat pimpinan tinggi pratama, di Aula Setda Lantai 1 Kabupaten Pekalongan, Senin (28/9/2026).

Sukirman mengatakan, pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kinerja perangkat daerah sekaligus mempersiapkan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

“Alhamdulillah kita sudah melantik 10 pejabat pimpinan tinggi pratama dengan berbagai bidang. Kita akan terus mendorong daya juang dan daya kerja mereka serta meningkatkan kinerja di masing-masing perangkat daerah,” kata dia, seperti dirilis pekalongankab.go.id.

Menurutnya, para pejabat yang baru dilantik perlu segera membangun koordinasi dan sinergi dengan seluruh perangkat daerah. Hal ini penting karena pelaksanaan pemerintahan dan pembangunan memiliki keterkaitan antarsektor sehingga tidak dapat berjalan secara sendiri-sendiri.

“Ini menjadi gerak kesatuan dalam rangka mempersiapkan APBD Tahun Anggaran 2027 dan kemudian bersinergi dengan seluruh perangkat daerah yang ada. Berbagai bidang pasti saling terkait dan tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” jelasnya.

Terkait target 100 hari kerja bagi pejabat yang baru dilantik, Sukirman menjelaskan bahwa arah program kerja perangkat daerah pada dasarnya telah dirumuskan dalam proses penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.

Menurutnya, program kerja masing-masing perangkat daerah yang telah masuk dalam perencanaan perlu segera direalisasikan mengingat waktu menuju tahun anggaran 2027 semakin dekat.

“Kalau soal target 100 hari, sebenarnya Sekda sudah merumuskan terkait APBD 2027. Di dalamnya sudah tercantum program kerja masing-masing perangkat daerah, tinggal merealisasikan saja karena waktunya sudah semakin dekat,” katanya.

Ia menambahkan, evaluasi terhadap pelaksanaan program dan kinerja perangkat daerah akan dilakukan secara bertahap mulai September hingga Desember 2026. Dengan demikian, memasuki Januari 2027 berbagai program yang telah direncanakan diharapkan sudah dapat berjalan.

“Sekarang sudah bulan September, kemudian Oktober, November, Desember pasti akan dilakukan evaluasi, dan Januari sudah harus running,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sukirman mengungkapkan terdapat tujuh perangkat daerah yang menjadi perhatian pemerintah daerah untuk terus didorong dalam penyelesaian berbagai persoalan dan peningkatan pelayanan.

Beberapa di antaranya berkaitan dengan bidang olahraga, kesehatan, Perizinan, Pemberdayaan Perempuan, Koperasi UMKM, kesatuan bangsa dan politik, serta kearsipan dan perpustakaan.

“Bukan beberapa, tetapi ada tujuh perangkat daerah yang akan kita dorong untuk meningkatkan penyelesaian berbagai problem yang ada. Selama ini menjadi perhatian kita,” ungkapnya.

Ia berharap perangkat daerah yang menjadi perhatian tersebut dapat segera melakukan pembenahan dan menyelesaikan berbagai persoalan yang masih ada, sehingga kualitas pelayanan kepada masyarakat semakin baik.

Mengenai proses seleksi pejabat pimpinan tinggi pratama, Sukirman menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak membedakan latar belakang asal institusi calon pejabat, termasuk apakah berasal dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) maupun bukan.

Menurutnya, aspek utama yang menjadi pertimbangan adalah hasil seleksi serta kemampuan dan kinerja yang ditunjukkan secara objektif.

“Kita tidak melihat apakah berasal dari IPDN ataupun bukan. Yang penting adalah hasil seleksi dan kinerja secara objektif berdasarkan apa yang sudah dilakukan di lapangan,” jelasnya.

Sukirman juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah sekaligus tanggung jawab besar dalam penyelenggaraan pemerintahan.

“Kita ingin agar seragam ini juga melekat pada jiwa mereka bahwa jabatan ini bukan sesuatu yang kecil. Ada tanggung jawab besar yang harus dijalankan,” ujarnya.

Sukirman menyampaikan apresiasi terhadap seluruh proses yang telah dilalui hingga pelantikan. Ia berharap 10 pejabat pimpinan tinggi pratama tersebut dapat segera bekerja, membangun sinergi, dan memberikan kontribusi terbaik bagi Kabupaten Pekalongan.

“Saya bangga dengan proses yang sudah dilakukan. Mereka sudah melalui berbagai tahapan dan proses seleksi. Harapannya, setelah dilantik, mereka bisa segera bekerja, bersinergi, dan memberikan kinerja terbaik untuk Kabupaten Pekalongan,” kata dia. (HS-08)

 

 

Viral Pria Berseragam ASN Terobos Jalan Dicor di Watusalam, Plt Bupati Pekalongan Minta Bersabar

Pemprov Jateng Perluas Program Satu OPD Satu Desa untuk Percepat Penanganan Kemiskinan