HALO SEMARANG – Jon Jones akan langsung masuk dalam duel perebutan gelar pada debutnya di kelas berat Ultimate Fighting Championship (UFC).
Bones, julukan Jones, bakal meladeni Ciryl Gane,4 Maret mendatang, untuk memperebutkan titel yang kosong.
Sabuk juara divisi berat menjadi lowong setelah Francis Ngannou memilih pergi dari UFC.
Menghadapi Bon Gamin, julukan Gane, Jones tak mau main-main.
Pasalnya, petarung asal Prancis itu bukan lawan yang ecek-ecek.
Gane kuat dalam pukulan dan tangguh pula dalam duel di bawah.
Karena itu, Bones melakukan persiapan maksimal dengan merekrut Henry Cejudo sebagai pelatihnya.
Mantan juara divisi berat ringan UFC ini juga berharap Cejudo menjadi salah satu penghuni sudutnya dalam duel nanti.
’’Saya ingin Henry melatih saya. Mudah-mudahan jadwal kami bisa selaras,’’ kata Jones seperti dikutip dari Essentially Sports.
Detail dan cetakan bagus tentang Cejudo yang membuat petarung berkebangsaan Amerika Serikat (AS) itu menariknya.
Triple C, julukan Cejudo, sudah teruji dengan suksesnya memoles Zhang Weili dan Deiveson Figueiredo.
Zhang adalah juara kelas jerami perempuan UFC, sedangkan Figueiredo merupakan kampiun divisi terbang UFC.
Sebelum pensiun, Henry pernah meraih gelar UFC di dua kelas berbeda.
Sukses Triple C tersebut kini hendak disamai Bones.
Semasa berlaga di kelas berat ringan, pria 35 tahun ini punya rekor 26 kali menang, satu kali kalah (diskualifikasi), dan sekali no contest. (HS-06)