HALO SPORT – Laga idaman di kelas bantam Ultimate Fighting Championship (UFC) antara juara bertahan Sean O’Malley dan penantang utamanya, Merab Dvalishvili belum juga mendapat jadwal dari pihak UFC.
Dua petarung itu sama-sama menunjukkan penampilan mengesankan belakangan ini. O’Malley sebenarnya ingin secepatnya menghadapi Dvalishvili.
Namun, pertarungan pay per view (PPV) UFC berikutnya tak bakal digelar di negara Sean, yakni Amerika Serikat (AS).
Sementara Sean tak mau berlaga di luar negeri. ’’Saya mencoba untuk mendapatkannya sesegera mungkin. Satu-satunya masalah adalah beberapa pay per view berikutnya tak ada di negara ini. Saya tak akan tampil di luar negeri,’’ ungkap O’Malley seperti dilansir dari Championat.
Terlepas dari masalah jadwal pertarungan yang belum ada, dia percaya diri bisa menghabisi Dvalishvili.
Sean bertekad ingin menghantam Merab dengan serangan lutut dan menjatuhkannya di atas oktagon.
Suga, julukan O’Malley, merebut sabuk juara dari Aljamain Sterling dan baru sekali mempertahankan titel dengan menang angka mutlak atas Marlon Vera.
Sean (29) memiliki rekor 18 kali menang, 1 kali kalah, dan 1 kali no contest. Satu-satunya kekalahan dari Marlon Vera sudah berhasil dibalasnya.
Adapun Si Mesin, julukan Dvalishvili, punya catatan 17 kali menang dan 4 kali kalah. Jagoan berkebangsaan Georgia ini merupakan pemegang sabuk hitam judo.
Si Mesin selalu menang dalam 10 partai terakhirnya, sebuah bukti kalau dia sangat konsisten.(HS)