HALO KENDAL – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Letjen TNI Suharyanto meninjau lokasi banjir dan menyerahkan bantuan kepada beberapa warga yang terdampak banjir di Kabupaten Kendal, Minggu (17/3/2025).
Lokasi yang ditinjau, adalah perumahan RSS Kelurahan Langenharjo dan Kelurahan Pekauman Kecamatan Kendal.
Adapun bantuan yang disalurkan, 1 unit perahu karet + mesin, 5 unit pompa alkon, 2 unit tenda pengungsi, 25 unit tenda keluarga, 2 unit lampu panel, 300 lembar selimut, 300 lembar matras, 25 unit felbed, dan 1.000 botol sabun cair.
Selain itu ada 300 paket sembako, 300 paket makanan siap saji, 300 pounch biskuit protein, dan 300 paket hygiene kit, serta bantuan lainnya.
Kepala BNPB menegaskan, pemerintah pusat melalui BNPB tidak tinggal diam melihat kondisi bencana di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Dirinya berharap, dalam waktu dekat banjir khususnya di Kabupaten Kendal bisa segera surut.
Suharyanto pun berharap, pemerintah daerah bisa mengantisipasi dan mencari solusi agar persoalan bencana banjir ini tak terulang tahun depan. “Nah ini yang harus segera disusun oleh pemerintah daerah, sehingga ketika tahun 2025 musim hujan datang, dampaknya harus lebih kecil. Tapi Pak Bupati sudah menyampaikan, bahwa dampak tahun ini lebih kecil daripada tahun kemarin,” ujar Letjen TNI Suharyanto.
“Artinya, upaya-upaya penanggulangan bencana ada hasilnya. Meski, untuk berubah menjadi 180 derajat, yang tadinya ada kemudian tidak ada itu sangat sulit. Karena tidak ada seorangpun yang bisa mencegah datangnya bencana besar,” imbuh Kepala BNPB.
Sementara Bupati Kendal, Dico M Ganinduto mengaku, dirinya sudah memerintahkan untuk dilakukan pendataan masyarakat yang terdampak banjir, dan semua yang terdampak harus mendapatkan bantuan.
“Kemarin kan berdasarkan data, yang terdampak ada sekitar 13.000 keluarga di tujuh kecamatan. Tapi beberapa kelurahan kelurahan hari ini hampir seratus persen sudah surut. Seperti tadi di RSS cuma di gang-gang yang tergenang,” ujarnya.(HS)