HALO SALATIGA – Sebanyak 82 pelajar di Kota Salatiga, terpilih sebagai calon paskibraka, melalui seleksi ketat.
Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menekankan bahwa setiap calon harus benar-benar siap, baik secara fisik, mental, maupun moral, untuk mengemban amanah sebagai pengibar Sang Merah Putih.
Hal itu disampaikan Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, ketika bertindak sebagai Pembina Upacara Tantingan dan membuka secara resmi Latihan Pemantapan Paskibraka Kota Salatiga Tahun 2026, di Ruang Kaloka Lantai 4 Gedung Setda Kota Salatiga, belum lama ini.
“Hari ini adalah awal dari sebuah perjalanan yang tidak mudah. Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Salatiga yang telah melalui proses seleksi ketat hingga akhirnya terpilih menjadi 82 Calon Paskibraka Tahun 2026. Kalian patut bersyukur sekaligus bangga, karena kesempatan ini tidak dimiliki oleh semua orang,” kata Robby Hernawan, seperti dirilis salatiga.go.id.
Ia juga menambahkan bahwa ritual tantingan yang telah dilalui bukan sekadar tradisi, melainkan wujud peneguhan tekad dan komitmen.
“Sebelum memasuki tahapan latihan pemantapan ini, saya telah melakukan tantingan kepada seluruh calon paskibraka,” kata dia.
Menurut dia, tantingan juga bentuk peneguhan tekad dan komitmen.
“Melalui tantingan, saya ingin memastikan bahwa setiap calon benar-benar siap, baik secara fisik, mental, maupun moral, untuk mengemban amanah sebagai pengibar Sang Merah Putih,” kata dia.
Selama masa pemantapan, para peserta akan ditempa secara menyeluruh baik secara fisik, mental, disiplin, karakter, jiwa kepemimpinan, hingga rasa cinta tanah air untuk membentuk generasi muda yang berkarakter Pancasila dan bersemangat nasionalisme.
Robby berpesan kepada seluruh peserta agar mengikuti rangkaian latihan dengan sungguh-sungguh, mendengarkan arahan pelatih, menghormati pembina, menjaga kekompakan, saling mendukung, serta tidak mudah menyerah dalam menghadapi berbagai rintangan.
Dia mengingatkan bahwa tugas besar pada peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini jauh melampaui urusan baris-berbaris semata.
“Tugas mengibarkan Sang Merah Protih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar baris-berbaris. Kalian membawa nama baik Kota Salatiga. Tunjukkan semangat dan rasa cinta tanah air dalam setiap langkah. Laksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab, kebanggaan, dan keikhlasan.”
Melalui proses penggemblengan ini, para peserta diharapkan dapat memanfaatkannya sebagai kesempatan emas untuk belajar, bertumbuh, serta menunjukkan diri sebagai generasi muda yang disiplin, tangguh, dan berintegritas tinggi.
Robby menekankan agar seluruh peserta tidak hanya sukses menunaikan tugas sebagai Paskibraka, melainkan juga mampu menjadi teladan inspiratif di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat luas.
Selain itu, apresiasi khusus juga disampaikan kepada seluruh pihak yang terlibat aktif dalam membina generasi muda, karena sinergi tersebut membuktikan bahwa pembinaan karakter bangsa merupakan tanggung jawab bersama. (HS-08)


