HALO SPORT – Kemunculan Fermin Aldeguer sebagai calon pembalap baru Honda menarik perhatian.
Aldeguer digadang-gadang sebagai penerus Marc Marquez yang mulai MotoGP 2024 pindah ke tim satelit Gresini Racing Ducati.
Aldeguer jadi bahan perbincangan karena bukan penantang gelar.
Dia berbeda dari nama-nama pembalap papan atas yang lebih dulu masuk dalam rumor bursa transfer seperti Pedro Acosta, Tony Arbolino, atau Jake Dixon.
Fermin tampil menggigit meski tak mengendarai motor bersasis Kalex yang selalu menjadi motor juara dunia di Moto2 sejak 2013.
Dia telah mencetak dua kemenangan pada Moto2 musim ini dan selalu finis tiga besar dalam tiga balapan terakhir.
Pembalap 18 tahun itu membenarkan sudah ada kontak dengan Honda tentang kemungkinan mentas di kelas para raja pada musim depan.
’’Sudah ada panggilan, tetapi saya belum menerima tawaran apapun,’’ ungkap Aldeguer seperti dilansir dari Crash.
Ketertarikan Honda untuk merekrut Aldeguer rupanya tak diterima dengan baik oleh pembalap mereka sendiri, yakni Iker Lecuona.
Lecuona (23) saat ini memperkuat tim pabrikan Honda di ajang WSBK.
’’Saya akan 100 persen merasa marah. Anda tidak bisa membayangkan betapa itu rasanya seperti ditendang di kemaluan dengan keras,’’ ungkap Lecuona.
Menurut Iker, Honda lebih baik merekrut pembalap yang memiliki pengalaman.
’’Saya juga muda, tetapi punya dua tahun pengalaman di MotoGP,’’ papar Lecuona.
Kekesalan Iker juga terkait fakta bahwa dia mengharapkan promosi dari tim pabrikan WSBK ke tim pabrikan Honda di MotoGP.
Musim ini dia sudah lima kali dipanggil Honda untuk menjadi pembalap pengganti bagi Marquez dan Alex Rins (tim LCR Honda).
Saat ini kursi yang ditinggalkan Marquez masih tak bertuan.
’’Saya harus mengambil sisi positif dan tujuan besarnya adalah menandatangani kontrak dua tahun lagi dengan pabrikan, dengan HRC, untuk bertahan di WorldSBK,’’ tandasnya. (HS-06)