HALO SEMARANG – Kodam IV/Diponegoro memproses hukum Koptu IM, oknum TNI pelaku penusukan terhadap dua orang di Jalan Imam Bonjol No 35 tepatnya depan pintu keluar Mall Quen City, Kelurahan Purwosari, Kecamatan Semarang Utara, Kota Semarang pada Minggu (12/1/2025) dini hari.
Kapendam IV/Diponegoro, Letkol Inf Andy mengatakan, Koptu IM saat ini ditahan di Detasemen Polisi Militer Semarang untuk menjalani pemeriksaan terkait proses hukumnya. Dirinya menyebut jika Koptu IM terbukti melakukan tindakan penusukan maka akan dihukum sesuai Undang-Undang yang berlaku.
“Pangdam telah memerintahkan agar pelaku bilamana terbukti, harus mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya dengan dasar ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan yang diterima, Senin (13/1/2025).
Lebih lanjut, ia mengucapkan permohonan maaf kepada keluarga korban dan masyarakat Kota Semarang atas kegaduhan yang telah dilakukan oleh Koptu IM. Letkol Andy memastikan jika Pangdam akan membantu berkaitan dengan perawatan untuk pemulihan korban secara maksimal.
Disisi lain, dari hasil pemeriksaan, Koptu IM diduga dalam kondisi mabuk saat melakukan penusukan.
“Proses hukum akan dikawal secara terus-menerus agar berjalan dengan benar. Diduga Koptu IM melakukan tindakan tersebut karena di bawah pengaruh minuman alkohol,” terangnya.
Pangdam IV/Diponegoro selalu menekankan agar seluruh prajurit dapat menjaga diri dan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun dimanapun berada.
Sebelumnya, kejadian penusukan terjadi pukul 02.40 WIB. Dua korban dalam peristiwa masing-masing bernama Khoirul Muslimim (27) warga Kebonharjo dan Syarif Abdulloh (25) warga Genuk
Kedua korban ditusuk oleh seseorang yang mengaku anggota menggunakan senjata tajam. Kejadian bermula ketika pada Sabtu (11/1) pukul 23.00 WIB, korban Khoirul pulang setelah menghadiri acara khitanan anak rekannya yang berada di dekat lokasi kejadian bersama temannya.
Sekitar pukul 02.30 WIB, korban dan temannya berpamitan lalu berhenti di depan gang. Saat berhenti, kemudian teman dan korban Khoirul didatangi pelaku dan menyuruh bubar sambil mengaku anggota.
Kemudian dua orang teman pelaku berseragam safari ikut bergabung dan meminta maaf kalau temannya sedang mabuk. Tapi tiba-tiba pelaku langsung menusuk korban Khoirul.
Kemudian pelaku dan temannya lari ke arah basemant Queen city dan dikejar oleh seseorang dan korban Syarif. Lalu di basemant korban Syarif berteriak kalau dirinya juga terkena tusukan. (HS-06)