HALO SPORT – Maverick Vinales menegaskan tidak menyesal meninggalkan Yamaha dan bergabung dengan tim Aprilia Racing.
Top Gun, julukan Vinales, kini sudah terbiasa mengeksplorasi pendekatan yang berbeda pada motor RS-GP Aprilia.
Pada MotoGP 2023, performa Aprilia jauh lebih baik daripada Yamaha.
Bersama Aprilia, pembalap asal Spanyol ini merasakan jati dirinya sebagai rider yang sebenarnya.
’’Saya merasa bisa bertarung untuk kemenangan. Ambisi itu saya bawa ke rumah dan diperbaiki untuk kembali lebih kuat,’’ ujar Maverick seperti dilansir dari Motorsport-Total.
Selain sisi kekeluargaan, dengan membela Aprlia, dia bisa bereuni dengan Jose Manuel Cazeaux.
Cazeaux merupakan kepala kru Vinales saat masih bersama Suzuki Ecstar pada musim 2015-2016.
Ikatan kimiawi dengan Jose melahirkan kerja sama yang bagus.
’’Motor ini dibuat untuk style membalap. Kami berusaha memadukan motor dengan gaya balapan saya,’’ paparnya.
Vinales (28) menambahkan motornya dan milik Aleix Espargaro berbeda.
’’Tidak ada penyesalan ketika sampai di garasi Aprilia,’’ tandasnya.
Perpisahan Vinales dengan tim Monster Energy Yamaha pada 2021 memang kurang baik.
Di Yamaha, Top Gun merasakan kurangnya dukungan sejumlah orang di lingkungan kerja di pabrikan Iwata itu.
’’’Sekarang saya ada di tempat yang baik. Saya dalam kondisi mental yang bagus dan dalam mode menyerang,’’ tuturnya.
Dia memang belum juara bersama Aprilia, tapi sudah mengemas lima kali podium dan membuktikan dirinya masih punya kualitas. (HS-06)