in

Kerja Keras Kejar Defisit 24 Poin

HALO SPORT – Pecco Bagnaia siap bekerja keras untuk mengejar defisit 24 poin dari rival sekaligus pemimpin klasemen sementara MotoGP 2024, Jorge Martin.

Bagnaia gagal meraih angka pada balapan utama Grand Prix (GP) Emilia Romagna di Sirkuit Misano, 22 September lalu.

Target terdekat pembalap tim pabrikan Ducati adalah MotoGP Indonesia di Sirkuit Mandalika, 27-29 September mendatang.

’’Kami akan mencoba untuk menang, tapi tentu saja terkadang kami membutuhkan sedikit keberuntungan,’’ tutur Bagnaia seperti dilansir dari Crash.

Meski apes di balapan utama, pembalap asal Italia ini berjaya pada lomba sprint yang digelar sehari sebelumnya.

’’Pada MotoGP Emilia Romagna, saya kehilangan banyak waktu di semua akselerasi,’’ jelas juara dunia MotoGP 2022 dan 2023 ini.

Pecco sudah mengalami gagal finis ketujuh musim ini.

Kegagalan di Misano jilid 2 membuatnya frustrasi dan marah.

’’Itu tak boleh terjadi, tapi saya mengalaminya,’’ tandas Bagnaia.

Kini, tidak ada pilihan lain kecuali menang di Mandalika.

Pecco benar, selain cepat dan kuat, faktor keberuntungan juga menentukan.

Dia tak lupa memuji aksi agresif rekan setimnya, Enea Bastianini, dalam duel sengit dengan Martin.

Upaya hebat Bastianini membuat Martin gagal finis pertama.

Kendati tertinggal dan berada di posisi kedua, Pecco tetap difavoritkan untuk mempertahankan gelarnya.

Dia dikenal memiliki mental pemenang dan memiliki strategi yang oke ketika membalap di lintasan.

Namun, sekali lagi, di samping cepat juga dibutuhkan sedikit keberuntungan. (HS-06)

Tak Menyerah Cari Cara Lawan Makhachev Lagi

Performa Membaik tapi Belum Meyakinkan